Muhammad Yunus

LABUHAN-M24

Niat mencari uang dengan bekerja sebagai tukang ojek, justru jadi sasaran begal. Inilah yang dialami oleh Muhammad Yunus (30).

Yunus yang tinggal di Jalan Muhammad Basyir, Ling VII, Kel Renggas Pulau, Medan Marelan, kemudian melaporkan perampokan itu ke Polsek Medan Labuhan. Peristiwa dialaminya, Kamis (18/7) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dirinya mengantarkan penumpang ke Jalan Keramat, Kel Sei Mati, Medan Labuhan. Penumpangnya itu naik dari pangkalan di simpang Pasar V Marelan.

Loading...

“Saat itu pemuda dengan ciri-ciri tubuh tinggi dan kurus serta kulit putih, meminta untuk diantarkan ke lokasi kejadian. Dia alasannya mau mengambil uang kepada temannya,” ucap Yunus saat membuat laporan pengaduan polisi.

Untuk jasa tersebut, Yunus mematok ongkos sebesar Rp15 ribu. Mereka berangkat dengan menaiki sepeda motor Mio Hitam berpelat BK 2105 AID.

Namun begitu melintas di lokasi kejadian yang keadaannya sunyi, penumpang itu mengeluarkan pisau dan menempelkannya ke tubuh Yunus. Dia memaksa Yunus berhenti.
Begitu sepeda motor dihentikan, pelaku memanggil temannya untuk membawa sepeda motor milik korban.

Berhasil mengambil sepeda motor milik korban, kedua pelaku kabur. Sedangkan korban dengan berjalan kaki pulang ke rumah. Selepas itu barulah melapor ke petugas kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan ketika dikonfirmasi mengatakan, akan memeroses laporan pengaduan korban. (syamsul)