Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan meninjau bekas-bekas pembakaran. (rud/metro24.co)

LANGKAT, Metro24.co – Kondisi Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumut, berangsur kondusif. Sebelumnya terjadi amuk ratusan warga di desa tersebut yang berujung kepada pembakaran dan penganiayaan.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK di dampingi Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir SIK dan Kanit Pidum Iptu Bram Chandra SH menyatakan, suasana di kecamatan Bahorok saat ini telah kondusif, aman dan terkendali.

“Semua proses adalah bagian dari penegakan hukum, agar tidak terjadi lagi tindakan-tindakan main hakim sendiri. Kami harap seluruh masyarakat dapat menghormati dan mematuhi hukum. Pemicu keributan GT yang melakukan pengancaman telah ditetapkan sebagai tersangka,” terangnya, Selasa (14/1/2020).

Sementara 12 terduga pembakaran dan penganiayaan, kasusnya diambil alih Poldasu. “Saat ini mereka sudah berada di Polda dan keadaan mereka semua Alhamdulillah sehat walafiat,” tambahnya.

Ketua MUI Apresiasi Kapolres

Ketua MUI Langkat Buya Ahmad Mahfud. (rud/metro24.co)

Terpisah, Ketua MUI Langkat Buya Ahmad Mahfud menyampaikan apresiasinya kepada Kapolres Langkat yang telah menegakkan hukum demi kondusivitas di Bahorok. “Masyarakat jangan main hakim sendiri, bila ada permasalahan hukum, serahkan kepada polisi,” ujarnya.

“Saya sebagai Ketua MUI Langkat mengapresiasi kinerja Kapolres Langkat yang cepat mengatasi setiap permasalahan yang ada di Langkat.

Kinerjannya sangat baik. Keributan di Kecamatan Bahorok, kini sudah dalam keadaan kondusif, aman terkendali,” imbuhnya.

“Peristiwa tersebut tidak berdampak luas ke daerah lain di Kabupaten Langkat, dan patut diapresiasi langka cepat Kapolres Langkat bersama jajarannya dalam melokasir dan mengantisipasi kerusuhan ke wilayah lain di Kabupaten Langkat ini,” tandasnya. (rud/metro24.co)

 

Editor: H Talib