Direktur Operasional PD Pembangunan Kota Medan, Ir. Dasril Piliang, MM., pada deklarasi Relawan Gebu Minang dukung Jokowi-Amin. (ist)

MEDAN-M24
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah oknum Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan yang diduga melakukan deklarasi dukungan kepada pasangan calon petahana presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin, di MICC Convention Centre Jalan Gagak Hitam, Medan.

Langkah pemeriksaan tersebut, ditindaklanjuti setelah dilakukan investigasi guna mendapatkan dokumen pendukung, dengan acuan PKPU No.23 dan PKPU No.28 tahun 2018 sebagai dasar awal dilakukan pemeriksaannya.

“Kalau diundang untuk menghadiri tidak dipermasalahkan. Tapi kalau pejabat ikut mendeklarasikannya, itu tidak boleh,” kata Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap kepada metro 24, Senin (18/3) kemarin.

Lanjut dia, materi pemeriksaan akan difokuskan kepada kemungkinan terpenuhinya unsur pidana, khususnya pada pejabat negara yang melakukan tindakan menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu, sesuai UU No.7 Tahun 2019, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 2 tahun dan denda Rp24 juta.

Loading...

“Sebab, sesuai standar operasional prosedur (SOP) ada dua kategori dalam penetapan tersangka pidana Pemilu,” ujarnya lagi.

Terpisah, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, M. Rinaldi Khair menyebutkan, pelaksana kampanye dilarang mengikutsertakan direksi, komisaris BUMN/BUMD. Pelanggaran terhadap hal itu sesuai Pasal 280 UU No.7 tahun 2017.

“Jika terbukti. Diserahkan ke Bawaslu untuk menilainya,” cetusnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah oknum direksi di lingkungan Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan diduga melakukan deklarasi dukungan kepada pasangan calon petahana presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin, di MICC Convention Centre Jalan Gagak Hitam, Medan, Sabtu (16/3).

Ratusan massa yang tergabung dalam Relawan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) Sumatera Utara, hadir dengan mengenakan kaus putih seragam bertuliskan “Relawan Gebu Minang”. Teriakan pendukung berulang kali untuk Jokowi-Ma’ruf, sambil mengacungkan satu jari sebagai tanda dukungan politik di Pilpres 2019.

“Sejak pagi, saya sudah di lokasi acara. Belum tahu apakah Pak Jokowi datang atau tidak, kalau informasinya hadir. Saat ini panitia menghadirkan artis tuk menghibur para relawan,” ucap seorang relawan dari Kecamatan Medan Area.

Deklarasi itu juga tanpa dihadiri Dirut PD Pembangunan Kota Medan, Drs. H. Putrama Alkhairi selaku Ketua Gebu Minang Sumatera Utara. Acara dipimpin Direktur Operasional PD Pembangunan Kota Medan, Ir. Dasril Piliang, MM., yang merupakan Ketua Relawan Gebu Minang.

Melalui surat undangan Relawan Gebu Minang Sumut pendukung Capres-Cawapres 01 Periode 2019-2024 Bapak Ir. H. Joko Widodo dan Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin berharap, kehadiran masyarakat Minang di perantauan untuk sepakat memberi dukungan pada Deklarasi Relawan “Gebu Minang” di MICC.

Ketika dikonfirmasi, Direktur Operasional PD Pembangunan Kota Medan, Ir. Dasril Piliang, MM., mengatakan deklarasi dukungannya itu tidak menjadi masalah. Sebab, dirinya bukan sebagai pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang menduduki jabatan pemerintahan dengan perjanjian kerja dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.

“Saya bukan ASN, jadi tidak masalah,” ujarnya kepada metro 24 saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (15/3).

Begitu juga mobilisasi massa untuk menghadiri deklarasi di MICC Jalan Gagak Hitam pada, Sabtu (16/3), dirinya memastikan tidak ada masalah dengan statusnya sebagai direksi pada BUMD. Lantaran, dirinya adalah salah satu pengurus di Gebu Minang Sumut yakni menjabat Sekretaris. “Tidak ada masalah, kan pengurus,” cetusnya lagi.

Sementara itu, konfirmasi ke Ketua Umum Gebu Minang Sumatera Utara, Drs. H. Putrama Alkhairi yang merupakan Direktur PD Pembangunan Kota Medan, tidak mendapat jawaban. Berulang kali dihubungi nomor telepon selulernya tidak diangkat, begitu juga pesan melalui WhatsApp tak kunjung dibalas.

Informasi diperoleh, Putrama ikut mendampingi Jokowi berkunjung ke beberapa daerah di Sumut. Terlihat dari postingan di medsos, Putrama mendampingi Jokowi bersama Gubsu dan Bupati Tobasa sedang ngopi di Kabupaten Tobasa. (adlan)