Komandan Kodim (Dandim) 0208/AS Letkol Inf Sri Marantika Bruh SSos memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada delapan orang personel yang melaksanakan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109. (foto: hendri/metro24.co)

ASAHAN, Metro24.co – Komandan Kodim (Dandim) 0208/AS Letkol Inf Sri Marantika Bruh SSos memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada delapan orang personel yang melaksanakan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109, di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Selasa (6/10/2020).

Dalam acara kenaikan pangkat itu, Dandim yang merupakan Komandan Satgas TMMD ke-109 itu memberikan arahan kepada delapan orang dan seluruh personel, agar dalam pelaksanaan kegiatan TMMD tetap menjaga protokol kesehatan, rendah hati dan menjaga kesopanan dalam berkomunikasi sosial.

Jangan pernah menyakiti perasaan masyarakat, baik dalam bentuk lisan maupun fisik. Sebab TNI lahir dari masyarakat dan harus melindungi rakyat. Keduanya seperti langit dan awan, bersama-sama menghiasi semesta alam.

Selain itu, Dandim mengintruksikan kepada semua personel agar tidak ada satupun di antara kita yang boleh menyakiti masyarakat. Tutur kata dan adab kesopanan dalam bermasyarakat harus terjaga.

“Ini bukan medan pertempuran. Namun ini medan pengabdian. Kita tidak sedang mengangkat senjata. Kita sedang mengangkat palu dan cangkul. Misi kita bukan menghancurkan untuk bertahan, tetapi kita mengemban misi membangun untuk kemajuan,” tegas Sri Marantika Bruh.

Begitupun, kata Dandim, kepada prajurit TNI yang bermalam di rumah warga agar jangan lupa melaksanakan ibadahnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Selain itu, kata Dansatgas, jaga nama baik kesatuan selama bertugas, manfaatkan waktu selama tugas untuk tingkatkan komunikasi sosial bersama masyarakat.

“Makan yang teratur, tidur yang cukup. Ini bukan pendidikan militer, ini adalah pendidikan sosial yang hanya didapatkan dari kelas TMMD. Rakyat adalah hal yang harus dilindungi,” kata Dandim.

Dandim juga berharap, agar setiap anggota Satgas bisa membaur dan menyatu dengan masyarakat yang ada di sekitar lokasi TMMD. Dan juga mampu menyelesaikan tugas-tugas yang di berikan padanya dengan baik dan benar.

“Sekali lagi, hilangkan pangkat, hilangkan kedudukan. Kita lahir dari rakyat. Hormati dan perlakukan mereka seperti keluarga. Tidak ada lisan yang menyakiti, tidak ada perbuatan yang melukai, kita ini sama. TNI dan rakyat adalah komponen bangsa,” sebut Letkol Inf Sri Marantika Bruh S.Sos. (hendri/metro24.co)