Kapolres Pelabuhan Belawan dan jajarannya menunjukkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan dan alat dalam menjalankan aksi para tersangka. foto awal

BELAWAN – Dalam sepekan ini, Polres Pelabuhan Belawan dan jajarannya berhasil ringkus delapan “badit” (Para Pelaku Kriminal, red).

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP.DR.Mhd.R.Dayan SH.MH didampingi Kapolsek Medan Labuhan, Kompol.Edy Safari SH, dan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP.Jerico Lavian Chandra SH, saat paparan di Aula Mapolres Pelabuhan Belawan , Senin (27/01/2020), secara rinci menjelaskan, mereka terjerat kasus pencurian sepeda motor dan “bajing loncat” (Pencuri muatan truk, red) dan pembobolan rumah.

Para tersangka yang diamankan masing- masing E AS alias Jontor (22), warga Gg.Rasmi Kel.Tanah 600 Jln.Marelan Pasar 7 Kec.Medan Marelan, ME alias Fendi (31) Lingkunga .33 Kebun Rambung Kel.Rengas Pulau Marelan. Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP ini sudah ada 20 kali melakukan pencurian sepeda motor.

Sedangkan barang bukti yang diamankan petugas yakni 1 kunci T, 1 kunci L, 1 pisau, 1 besi panjang, 2 helm, 1 unut sepeda motor Yamaha Mio J tanpa plat, 1 unit sepeda motor yamaha tanpa nomor polisi,

Tersangka MAS (37), warga Komplek Pelindo Jln.Pulau Seribu Kel.Pekan Labuhan Kec.Medan Labuhan dan SE (32) warga jalan Yosudarao Simpang KIM Kel.Mabar Kec.Medan Deli merupakan tersangka kasus bajing loncat. Dari kedua tersangka ini petugas mengamankan barang
bukti berupa
pipa besi, besi H dan 1 besi siku.

Sementara 4 tersangka lainnya, terlibat kasus pembobol rumah, masing-masing AP alias Dani (35) Warga jalan.Marelan Raya Pasar 3 Barat Lk.12. Kel.Rengas Pulau Kec.Medan Marelan., EP alias JM (29) Warga Jln.Marelan Raya Pasar 3 Barat Lk.12 Kel.Rengas Pulau Kec.Medan Marelan, SS (31) Warga Lk.33 Kebun Rambung Kel.Rengas Pulau Kec.Medan Marelan dan MRA alias Eem, Warga Marelan Raya Pasar 3 barat  Kel.Rengas Pulau Marelan. Dari keempat tersangka tersebut petugas mangamankan barang bukti 1 unit mesin cuci.

“Dari seluruh pengungkapan kasus itu, sebenarnya ada 23 laporan polisi,” terang Kapolres Pelabuhan Belawan tersebutg. Dari delapan tersangka yang diringkus polisi, diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena mengancam jiwa petugas.

Guna penyelidikan lebih lanjut para tersangka mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Pelabuhan Belawan (awal/Metro24.co)

Editor : S Tandang