Tersangka yang diamankan.

Percut-M24

Terekam CCTV saat metik kreta, Indra Permana (25) warga Garapan Pasar III Datuk Kabu Desa Bandar Klippa, Kec Percut Sei Tuan dan Johanes Krisos Tomus Pasaribu (27) warga Menteng Raya Gang Dua Bersaudara No28 Kel Binjai, Kec Medan Denai ditangkap Tim Pegasus Polsek Percut dari tempat berbeda, Jum’at (8/2) sekira pukul 16.00 WIB.

Keduanya menyikat kreta milik M Ridho Fahrizal Lubis (33) warga Jln Letda Sujono No 403 Kel Tembung, Kec Medan Tembung, Senin (4/2) sekira pukul 23.30 WIB. Modusnya, keduanya datang ke lapak usaha ponsel milik korban dengan berpura-pura membeli pulsa. Ketika korban masuk ke dalam rumah untuk mengambil HP, keduanya beraksi.

Keluar dari dalam rumah, dia kaget sebab kedua pria dan Honda Revo BK 5955 ACF yang diparkir di depan warung ponselnya sudah tidak ada. Dia mencoba bertanya ke tetangga, namun tidak ada yang mengetahui. Dia pun lalu membuka rekaman CCTV miliknya. Dari rekaman tampak kedua pria tersebut yang membawa kabur kretanya.

Loading...

Korban lalu melaporkan hal itu ke Polsek Percut, Selasa (5/2). Tim Reskrim Polsek Percut langsung melakukan lidik terhadap kedua pelaku yang terekam CCTV tersebut. Selang 3 hari berlalu, Jum’at (8/2), Tim Pegasus Polsek Percut menerima informasi tentang keberadaan pelaku. Pelaku yang pertama ditangkap Johanes Krisos Tomus Pasaribu di salah satu rumah di Pasar 3 Datuk Kabu, Kec Percut Sei Tuan.

Setelah melakukan pengembangan, Johanes Krisos akhirnya bernyanyi dan menyebut alamat Indra Permana. Indra pun ditangkap di Jln Bahagia By Pass, Medan Kota.

Menurut Kanit Reskrim, MK Daulay kepada M24 bahwa kreta milik korban telah dijual kepada seorang laki laki bernama Iid (DPO) di depan Kelenteng wilayah Kebun Sayur Tembung seharga Rp3 juta, namun ketika dilakukan pencarian ke tempat tersebut Iid tidak ditemukan.

Selanjutnya MK Daulay kembali menuturkan bahwa hasil penjualan kreta tersebut, Indra memberikan Rp 300 ribu kepada Johanes, sedangkan uang yang lain oleh Indra Permana dibelikan cincin emas dan juga dipergunakan untuk berfoya foya dan membeli sabu sabu. “Sehingga uangnya bersisa Rp200 ribu lagi dan disita sebagai barang bukti,” katanya.

Mengakhiri, MK Daulay kembali mengatakan bahwa kedua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun. (irwan)