Salah seorang pelaku yang diamankan

TANJUNGBALAI-M24
Satreserse Krim Polres Tanjungbalai meringkus 2 pemuda karena melakukan pencurian Handphone dari dalam bagasi Sepeda Motor, Sabtu (10/8) kemarin.

Kedua Pelaku yakni Riki Sonata Panjaitan (26) warga Jln Ir H Juanda Link I Kel Selat Lancang, Kec Datuk Bandar Timur dan Surya Darma (20) warga Jln Sehat link VII Kel Bunga Tanjung, Kec Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai. Keduanya kini mendekam di tahanan Kapolres Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, Minggu (11/8) mengatakan kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4e subs 362 dari KUHPidana. Pengungkapan kasus ini berawal dari Laporan Polisi nomor : LP/214/VIII/2019/SU/RES.T.BALAI, tanggal 08 Agustus 2019, yang dibuat korban Rodiana (49) warga Jln Jend. Sudirman Kel TB Kota I, Kec TB-Selatan, Kota Tanjungbalai.

Pada hari Kamis tanggal 08 Agustus 2019 sekira pukul 13.50 WIB , korban berangkat dari rumahnya menuju Jln Ir H. Juanda dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam BK 2852 QAC dengan maksud menemui pembantunya.

Loading...

Sebelumya korban menyimpan tas/dompetnya yang berisikan uang tunai Rp. 1.000.000, handphone samsung A70, handphone Nokia 130 warna hitam dan headset putih merek Samsung di dalam bagasi sepeda motor. Di rumah pembantunya, korban lalu memarkirkan kendaraanya. “Jarak sepeda motor korban dengan rumah pembantu itu sekitar 5 meter,” ucap Kapolres.

Berselang 15 menit kemudian, korban kembali menuju parkir Sepeda motor miliknya dan membuka/mengecek bagasi sepeda motornya, seperti kebiasaan yang dilakukannya setiap keluar rumah. Namun saat bagasi dibuka, korban mendapati tas dompetnya sudah tidak ada lagi didalam bagasi. Dia sempat pulang untuk memastikan apakah barang tersebut tertinggal. Namun barang tersebut tak ada. Dia lalu kembali ke rumah pembantunya sembari mengatakan kalau barang miliknya hilang.

Kepada petugas, korban pun mengatakan bahwa sebelum dia masuk ke dalam rumah pembantunya itu, dirinya ada melihat dua orang lelaki yang dicurigai berada di sekitar rumah itu.
Berdasarkan ciri-ciri yang dijelaskan korban, personil dari Unit II Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus kedua tersangka di persimpangan lampu merah Jln Teuku Umar saat akan menjual HP curian tersebut, pada Jum’at (9/8) sekira pukul 17.30 WIB.

Kepada penyidik kedua pelaku mengakui perbuatannya, untuk HP Nokia 130 atau dikenal dengan nama HP senter telah mereka jual kepada seseorang dengan harga Rp 70 ribu dan untuk HP Samsung A70 rencana akan dijual cepat dengan harga Rp 2 juta. “Saat akan bertransaksi keburu di tangkap pak polisi ini ” Sebut mereka. (ambon)