Cikeas, Metro24.coCalon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menyelesaikan Distance LearningII Pelatihan Dasar CPNS Gelombang I Tahun 2021, yang merupakan salah satu syarat penentu pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan yang digelar oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) ini ditutup oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto secara daring pada Jumat (27/08/2021).

Himawan Arief Sugoto dalam kesempatan ini mengucapkan selamat serta mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan baik. Menurutnya, pelatihan secara distance learning ini juga dalam rangka mewujudkan serta membekali peserta menjadi PNS yang profesional sesuai nilai-nilai Kementerian ATR/BPN. “Kita mengabdi pada institusi dengan nilai-nilai melayani, profesional, dan terpercaya. Saya berharap peserta terus bisa mengimplementasikan sikapnya menjadi suatu karakter ataupun pola pikir yang baik,” tutur Sekjen Kementerian ATR/BPN.

Setelah mengikuti pelatihan, para CPNS harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Himawan Arief Sugoto meminta peserta pelatihan memberikan kontribusi, sikap dan perilaku sebagai generasi penerus pemimpin di Kementerian ATR/BPN. “Jadi kalau anda bersikap profesional, memiliki kredibilitas, tentu kesuksesan hanyalah tinggal menunggu waktu. Lakukan secara tersistem dan konsisten,” tegasnya.

“Tentunya hal ini menuntut suatu dedikasi. Ini adalah sebagai langkah awal, yang nantinya akan mengantarkan anda kepada suatu tempat yang disesuaikan dengan kemampuan, kompetensi, integritas, pengetahuan, dan profesionalisme. Bangunlah kredibilitas dan semangat kerja dengan baik. Tidak hanya cukup integritas dan kompetensi yang baik, tapi juga antusiasme anda. Hal ini diperlukan untuk mendorong kemampuan anda dalam menjalankan tugas dan fungsi yang ada,” tambah Sekjen Kementerian ATR/BPN.

Sementara itu, Kepala PPSDM Kementerian ATR/BPN, Agustyarsyah mengatakan dengan pelatihan ini diharapkan seluruh peserta mampu menunjukkan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS, serta menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugasnya. “Di samping itu, peserta pelatihan dasar CPNS juga memiliki kemampuan menganalisis dampak apabila kompetensi, sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan kedudukan serta peran PNS dalam rangka NKRI tidak diaplikasikan,” tegas Agustyarsyah.

Lebih lanjut Agustyarsyah menuturkan, PPSDM Kementerian ATR/BPN telah melakukan penilaian untuk mengetahui capaian peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta mengukur keberhasilan program ini. “Penilaian bagi peserta meliputi evaluasi akademik, evaluasi sikap perilaku, evaluasi kompetensi teknis bidang tugas, dan evaluasi perancangan serta pelaksanaan aktualisasi,” tutupnya.

Adapun dari beberapa komponen penilaian dan evaluasi, dapat dihasilkan jumlah kelulusan peserta 193 orang dari total 200 orang peserta dalam 5 angkatan. Terdapat bobot aspek dalam penilaian evaluasi peserta Pelatihan Dasar CPNS Kementerian ATR/BPN, antara lain Evaluasi Akademik dengan bobot penilaian 20 persen, Evaluasi Rancangan Aktualisasi dengan bobot penilaian 20 persen, Pelaksanaan Aktualisasi sebesar 30 persen, Evaluasi Sikap Perilaku sebesar 15 persen serta Evaluasi Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas sebesar 15 persen. (*/Red)