Kondisi

BESITANG-M24

Datang dari arah Medan menuju Kwala Simpang, sopir mini bus milik CV. Impala tak bisa mengendalikan kendaraan. Bus melaju kencang dan menabrak truk. Satu penumpang tewas dengan kondisi tubuh remuk dan delapan orang lainnya luka-luka.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubag Humas AKP Arnold Hasibuan, dikonfirmasi M24, Jumat (11/1) menjelaskan, kecelakaan melibatkan mobil CV. Impala nopol BL 7420 FL dengan truk Mitsubishi Fuso BK 9988 OH. Kecelakaan terjadi di jalan umum Medan-Kuala Simpang Km 117, Desa Halaban, Kec Besitang, Kab Langkat, Kamis (10/1) pukul 16.30 WIB.

Korban tewas pada kecelakaan itu adalah Zaidawati (61), warga Jalan Brigjen Katamso 8, Medan. Zaidawati yang duduk di sebelah sopir tewas dengan kondisi terjepit dan tubuh remuk. Ia mengalami luka tangan kiri luka robek, paha kiri dan kanan luka robek, kepala kiri luka robek, tulung rusuk sebelah kiri luka robek, perut juga mengalami luka robek.

Sementara penumpang L300 yang menderita luka antara lain Lilik Sukri (39), warga Jln M Yamin Gg Akper, Kel Tanjung Morawa, Kec Rambutan, Kab Sergai, mengalami luka di bagian hidung. Rina (29) warga Limau Mukur Kwala Simpang, Aceh Tamiang, mengalami luka robek di bibir atas dan bawah, kaki kiri luka robek. M Rajab (25), warga Dusun Nelayan, Desa Sungai Pauh Pusaka, Kec Langsa Barat, Aceh mengalami kaki kiri patah.

Madriah (25), warga Dusun Nelayan, Sungai Pauh Pusaka, Kec Langsa Barat, mengalami luka kaki kiri patah. Handayani Dayanti (38) warga Dusun I, Desa Gerges, Kab Langkat, mengalami pipi kanan luka lecet. Zahfan Atah Sakib (5), warga Dusun I, Desa Gerges, Kab Langkat, mengalami patah kaki kanan.
Rina Wahyuni (30) warga Dusun Sempurna, Desa Limau Mukur Pematang Jaya, mengalami luka di bagian kaki dan Nurul Eezeki (33), warga Desa Tanah Terban, Kec Karang Baru, Kab Aceh Tamiang, mengalami luka robek di kaki dan tangan.

Arnold menjelaskan, dari keterangan saksi M. Silalahi (37) warga Gg Makmur, Dusun Kita Bersama, Desa Halaban, Kec Besitang dan Haniah (50) warga Gg Makmur, Dusun Kita Bersama, sebelum terjadi kecelakaan truk BK 9988 OH sedang parkir di bahu jalan.
Sedangkan mobil jenis L300 tersebut datang dari arah Medan menuju Kwala Simpang. Ketika di lokkasi, mobil terlihat tidak terkendali dan berjalan ke kiri arah bahu jalan. Seketika mobil tersebut menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir tersebut. “Tabrakan itu membuat seorang penumpang yang berada di sebelah sopir tewas di tempat. Penumpang lainnya luka-luka,” beber Arnold.

Setelah tabrakan tersebut, katanya, sopir CV Impala dan sopir truck fuso kabur. “Identitas keduanya masih dalam penyelidikan. Faktor kecelakan maut tersebut diduga akibat pengemudi CV. Impala tidak konsentrasi pada saat mengemudikan kendaraan,” tandasnya. (rudi)

editor: juni ardi tanjung