JAKARTA,Metro24.Co- Bupati Sumenep yang baru saja dilantik ini mulai masuk dari pintu Labeng Mesem. Dirinya bermaksud memberi teladan bagi siapapun yang ingin berkunjung ke rumah dinas atau ke kawasan Keraton harus masuk lewat pintu utama tersebut.

Inilah hari pertama kerjanya. dengan upaya mengembalikan budaya Keraton di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur langsung dilakukan oleh Bupati Sumenep.

Achmad Fauzi, Bupati Sumenep, mengatakan, “Sebelum dilantik, saya sudah menyampaikan agar budaya dan tata cara masuk keraton diubah, dalam artian dikembalikan ke nuansa masa lalu,” ujarnya, Senin, 1 Maret 2021.

Ia juga menjelaskan bahwa Ini bukan hanya keinginan Bupati, tapi juga masukan dari berbagai elemen yang memang menginginkan agar keberadaan keraton ini benar-benar di jaga kelestariannya, “Maka dengan berbagai masukan dan pertimbangan, diputuskan seluruh tamu yang ingin masuk ke rumah dinas Bupati harus melalui pintu depan, Labeng Mesem. Bahkan termasuk Bupati,” papar Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini.

Selain itu, Bupati Sumenep juga menginginkan semua penjaga, pramusaji, dan beberapa petugas lain di area keraton juga harus berpakaian adat. Termasuk di areal keraton dilarang merokok. Untuk Area merokok hanya diperbolehkan di smoking area yang telah ditetapkan.

Satu lagi yang menjadi kebijakan baru, yaitu melarang musik modern dan dilarang di Area Pendopo Keraton Sumenep ataupun di area Andhap Asor tidak diperbolehkan memainkan atau memperdengarkan musik modern. Tapi bila musik tradisional atau klenengan sangat diperbolehkan.

Yang perluditekan juga bahwa, ketika akan memasuki keraton melalui pintu utama atau Mandiyoso maka semua tamu wajib melepaskan sandal atau sepatu, “Baru bisa dipakai lagi ketika sudah melewati ruangan atau ketika sudah di pintu utara,” ujarnya menerangkan. Bahkan ia juga menegaskah bahwa ada petugas yang akan senantiasa mengingatkan.(Ali)