Siswa saat diberi pengarahan

KARO-M24
Dalam giat razia kasih sayang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kab Karo, berhasil menjaring puluhan pelajar yang membolos di Berastagi dan Kabanjahe.

Hendrik P Tarigan, Kakan Satpol PP Kab Karo kepada awak media, Senin (18/11) pukul 11.59 WIB mengatakan pihaknya menjaring 55 orang pelajar tingkat SMA sederajat dan tingkat SLTP dari sejumlah warung kopi dan warnet. Dalam operasi ini, yang paling banyak terjaring adalah siswa/pelajar dari SMK 1 Merdeka, Berastagi.

“Saya mohon kerjasama semua pihak, terutama kepada pihak sekolah masing masing agar memperketat peraturan yang ada disekolah dan memberitahukan kepada orangtua siswa dalam mengawasi anak-anaknya agar lebih extra lagi, karena menyangkut ini bukan tugas guru saja, melainkan peran pengawasan dari para orang tua/wali juga sangat di butuhkan,” tegasnya.

Dia menambahkan, razia juga dilaksanakan untuk mewujudkan SDM yang unggul sekaligus meminimalisir kenakalan remaja, khususnya para pelajar. “Anak- anak ini merupakan generasi bangsa yang selayak nya harus diperhatikan secara serius sebelum mereka terjerumus ke hal hal yang dapat merusak masa depan mereka,” tambahnya.

Petugas juga menyita puluhan HP Android, 2 bungkus rokok , Vape, 1 rantai sepeda motor, 1 tang dan 2 mancis merek tokay, kartu domino dan dua botol cairan Vape. Seluruh pelajar yang terjaring diberikan sangsi tegas dengan membuat surat pernyataan. Mereka juga dihukum untuk membersihkan kamar mandi, berjemur diterik matahri sambil membuka seragam (baju) dan disuruh membacakan teks pancasila.

Selanjutnya pihak Satpol-PP Karo memanggil para guru sekolah asal masing masing dan pihak sekolah juga menandatangani berita acara giat oprasi kasih sayang. Satuan Unit Pol PP juga mengundang orang tua wali murid untuk membuat pernyataan dan menyerahkan para pelajar tersebut kepada pihak perwakilan sekolah dan orang tua/ wali murid. (sekilap)