Pelaku yang ditembak polisi

Deliserdang-M24

Tiga kali letusan tembakan peringatan dari petugas kepolisian, tak membuat Amos Tarigan (27), menghentikan langkah untuk kabur. Dor! Saat tembakan keempat, peluru telah bersarang di kaki Amos.

Pelaku pembobolan kantor PT PNM Mekar dibekuk petugas Polsek Talun Kenas. Petugas terpaksa menembak kaki pelaku karena saat pengembangan, pelaku berupaya kabur.

Pelaku yakni Amos Tarigan (27), warga Dusun Batu Karang, Desa Sumbul, Kec STM Hilir, Kab Deli Serdang. Ia ditangkap pada Jumat (6/9) sekira pukul 22.00 WIB.
Informasi dihimpun, pada Jumat (6/9) sekira pukul 14.00 WIB, pihak PT PNM Mekar membuat laporan pengaduan ke Polsek Talun Kenas. Dalam laporan nomor LP/20/IX/2019/SU/ Res. DS/Sektor Talun Kenas, disebutkan jika kantor perusahaan dibobol maling sekira pukul 05.00 WIB.

Loading...

Personel Polsek Talun Kenas dipimpin Kanit Reskrim Ipda HR Gultom melakukan penyelidikan. Sekira pukul 21.00 WIB, petugas mengamankan satu terduga pelaku yang bernama Disan Samura (23), warga Dusun I, Desa Gunung Rintih, Kec STM Hilir.

Pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap itu dibekuk saat duduk di salah satu gubuk kosong di Pasar IX, Kec Sibirubiru, Kab Deli Sersang. Satu unit HP Vivo Y81 dan Nokia diamankan dari tangan Disan Samura sebagai barang bukti.

Saat diinterogasi, Disan mengakui membobol kantor perusahaan bersama Amos Tarigan. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan sambil membawa Disan Samura. Hasilnya, Amos diringkus dari salah satu warnet di kawasan Kec Patumbak, Kab Deli Serdang. Setelah meringkus pria pengangguran itu, petugas melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan sepeda motor Honda beat. Namun di tengah perjalanan untuk pengembangan, Amos berupaya melarikan diri. Petugas meletuskan tembakan peringatan tiga kali ke udara agar Amos berhenti.

Tapi peringatan petugas tidak dipedulikan Amos. Ia terus memacu langkah untuk menjauh dari petugas. Melihat itu, petugas mengambil tindakan terukur dengan memelor betis kanan Amos. Seketika Amos tersungkur. Petugas langsung diamankan. Dari tangannya, petugas menyita uang tunai Rp250 ribu hasil penjualan handphone yang dicurinya. Kemudian Amos dibawa ke RSUD Deli Serdang. Setelah mendapat perawatan medis, Amos diboyong ke komando guna pemeriksaan.

Kapolsek Talun Kenas, AKP Hotman Samosir, ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (7/9) pagi, mengakui salah seorang pelaku telah ditembak karena berupaya melarikan diri. “Masih dilakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan,” sebutnya. (yan febri)