Polresta Deli Serdang pasang police line di TKP. (foto: yan/metro24.co)

DELI SERDANG, Metro24.co – Polresta Deli Serdang masih mengusut kasus kematian Ngasil Tarigan (68). Warga Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, yang ditemukan tewas terbakar dalam gubuk perladangan di Dusun 1 Desa Simempar, Kecamatan Gunung Meriah, Deli Serdang pada Kamis (10/9/2020).

Pantauan metro24.co, Jumat (11/9/2020), lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi (police line). Sejumlah personel kepolisian pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, petugas menemukan bercak darah di batu koral dan tiang bambu gubuk, tempat korban tewas terbakar.

Bercak darah di batu. (foto: yan/metro24.co)

Sementara di kening korban didapati luka menganga yang diduga bekas sabetan senjata tajam (sajam). Fakta tersebut menjadi petunjuk kuat bagi petugas. Apakah korban dibunuh, lalu pelaku membakarnya untuk menghilangkan jejak?

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus SIk, tak menampik soal fakta di lokasu. Namun ia enggan berkomentar lebih jauh. “Lokasi tempat kejadian sudah di-police line guna proses penyelidikan. Saat ini kita belum menyimpulkan terkait motifnya,” kata M Firdaus SIK.

Jasad korban sebelum dievakuasi. (foto: yan/metro24.co)

Diberitakan sebelumnya, peristiwa ini terungkap, Kamis (10/9/2020). Adalah warga setempat, Sastra Tarigan (50) hendak mengantar pupuk ke ladangnya. Saat melintas di lokasi, ia melihat gubuk korban sudah hangus terbakar. Tak curiga, ia melanjutkan perjalanannya. Tak lama, Sastra Tarigan kembali melintas dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Setiba di lokasi, ia mendengar teriakan wanita. Begitu didatangi, ia melihat keponakan korban, Lidya (18) bersama ibunya tak jauh dari lokasi kejadian.

Lidya lalu mengatakan kalau tulangnya (korban) sudah mati terbakar. Sastra lalu memberitahukan kepada kerabatnya dan perangkat Desa Simempar, Kec Gunung Meriah. Tak lama, personel dari Polsek Gunung Meriah bersam Tim Inafis Polresta Deliserdang tiba di TKP. (yan/metro24.co)