Anggota OKP yang diamankan.

MEDAN-M24

Sebanyak 15 orang ditahan Satreskrim Polrestabes Medan pascabentrok yang terjadi di Jalan Bedagai simpang Jalan Prof HM Yamin, Medan, Sabtu (10/8).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira kepada wartawan, Senin (12/8), menuturkan dari rekaman CCTV dan saksi-saksi, teridentifikasi wajah-wajah pelaku penyerangan. Selanjutnya Sat Reskrim menetapkan 15 orang menjadi tersangka dan kini resmi ditahan. Masing-masing mereka berinisial AR, JM, JUL, DW, AM, AP, ARD, NC, RU alias R, AH, RT, RP, TH, MI dan BA. Turut juga disita barang bukti kayu broti, pecahan botol kaca, gagang sapu, HP dan proposal.

Sebelum bentrokan terjadi, katanya, Iwando Sihombing, yang merupakan korban, berada di satu hotel Jalan Prof HM Yamin.

Loading...

“Korban melihat ada sejumlah oknum anggota OKP yang lain sedang berada di hotel untuk menyampaikan proposal kepada pihak hotel. Iwando menegur anggota OKP tersebut agar tidak menyerahkan proposal kepada pihak hotel. Diduga oknum anggota OKP itu tidak senang ditegur dan langsung meninggalkan lokasi untuk memanggil teman-temannya,” ujar Putu.

Kemudian Irwando meninggalkan hotel dan duduk-duduk bersama dengan dua temannya di Pos OKP Jalan Bedagai simpang Jalan HM Yamin. Tiba-tiba puluhan pria dari OKP yang lain melakukan penyerangan dengan melempari hotel dan pos OKP dengan menggunakan botol kaca, batu dan balok.

Ditambahkan Putu, personel Sat Reskrim dan Sat Sabhara Polrestabes Medan segera ke lokasi. Sebanyak 31 orang dari salah satu kelompok OKP diamankan. Selanjutnya orang-orang yang diamankan diboyong ke Mapolrestabes guna diperiksa intensif. Sementara itu Iwando yang mengalami luka di siku kanan akibat terkena lemparan, membuat laporan ke Polrestabes Medan.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 Jo 351 dan atau 358 KUHP tentang secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan atau dengan sengaja turut campur dalam penyerangan atau perkelahian yang dilakukan oleh beberapa orang,” pungkasnya. (irwan)