Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto bersama Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing saat Press Realease penangkapan 1,5 kg Sabu-sabu

MEDAN BARU-M24

Residivis yang membawa 1,5 kg sabu ditembak petugas kepolisian. Tindakan ini dilakukan karena melawan ketika akan dilakukan penangkapan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, kepada wartawan Sabtu (23/2). Pelaku adalah Darma Sugita (33), warga Jalan Mesjid, Dusun 3, Desa Helvetia, Kec Sunggal, Kab Deliserdang.
Keberhasilan penangkapan itu berkat informasi dari masyarkat yang menyebutkan akan ada pengiriman sabu dari Aceh menuju Medan.
Petugas melakukan penyelidikan di sekitar lokasi, yakni di seputaran Komplek MMTC. Di lokasi, petugas menemukan seorang lelaki yang mencurigakan sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 4770 AGR merah.

Petugas menghentikan laju kendaraan yang dinaiki oleh Darma. Penggeledahan dilakukan. Petugas mendapati dua bungkus plastik besar yang berisikan sabu.
“Dari tangan pelaku kita amankan narkotika jenis sabu seberat 1,5 kg. Selanjutnya kita boyong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Dadang.

Loading...

Sambung Dadang, saat akan diboyong, Darma melakukan perlawanan dan hendak kabur. Petugas bertindak tegas dengan menembak kedua kakinya.
“Barang ini hendak diantar ke pemesan yang merupakan seorang wanita,” bebernya.
Sambung Dadang, dari hasil pemeriksaan, Darma mengaku dijanjikan upah sebesar Rp7 juta untuk jasa kurir tersebut. Upah tersebut diberikan oleh wanita yang sudah menunggu di Jalan Gatot Subroto/Jln Gagak Hitam. Namun belum sempat menerima upah, Darma harus diamankan petugas Polsek Medan Baru.
“Pelaku ini juga merupakan residivis kasus ganja pada tahun 2007 dan dihukum 7 tahun 6 bulan,” tandasnya.
Dadang mengakui, Kota Medan sangat tinggi peredaran narkobanya. Ia mengharapkan peran dari masyarakat untuk sama-sama melakukan pemberantasan narkoba di Medan. Dadang mengungkapkan kepada anggotanya agar tidak segan untuk memberikan tindakan tegas kepada pengedar, maupun kurir narkoba yang ingin melibatkan bisnis ilegalnya di kota nomor tiga terbesar di Indonesia ini.
“Ini tangkapkan terbesar yang dilakukan Polsek Medan Baru. Prestasi ini harus ditingkatkan untuk menggempur habis peredaran gelap narkoba di Kota Medan,” jelasnya. (tiopan)