AG diamankan polisi.

TUNTUNGAN-M24

Pajak Lau Cih, Kec Medan Tuntungan gempar. AG (29), warga Desa Jatikesuma, Kec Namorambe dihajar puluhan pedagang karena tertangkap tangan mencuri cabe dan bawang merah, Senin (20/5) sekitar pukul 12.00 WIB.

Maraknya pencurian sayuran di Pajak Lau Cih membuat para pedagang berhati-hati. Mereka juga mengenali siapa saja yang masuk ke pajak. Siang itu, para pedagang pun memperhatikan AG yang berkulit sawo matang dan bertato.

Benar saja, AG mengambil bawang merah dan cabe. Sontak puluhan pedagang yang sudah mengamatinya berteriak maling. Pelaku pun melarikan diri sambil menenteng barang curiannya. Sesekali pelaku juga mengayunkan pisau sepanjang 30 cm.

Loading...

Tak ingin buruannya kabur, para pedagang saling memberi informasi. Dalam waktu singkat, seluruh pintu keluar pajak sudah dijaga pedagang dan warga.

Begitu tertangkap, pelaku langsung jadi bulan-bulanan warga dan pedagang. Ia dihajar hingga lebam-lebam.

“Kita sudah sering kehilangan barang-barang seperti cabe, bawang dan sayuran. Karena maraknya pencurian, kita tetap mengintai siapa orangnya yang sering mencuri. Begitu pelaku masuk perangkap, ntah siapa yang memulai langsung menghajarnya,” beber Dian (40) salah seorang pedagang di lokasi kejadian.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku nekat mencuri sayuran di Pajak Lau Cih karena butuh duit. “Saya tidak mempunyai pekerjaan tetap dan saya butuh duit untuk keluarga di rumah,Bang. Takut saya jadi bulan-bulanan pedagang maka saya ayunkan pisau yang saya bawa dari rumah,” jelas pelaku saat digiring ke ruangan penyidik.

Kapolsek Delitua, Kompol Efianto mengaku, sampai saat ini belum ada korban yang membuat laporan. “Dan pelaku kita amankan bersama barang bukti dan pisau miliknya,” ujarnya. (mehuli)