Korban di kantor polisi.

MABAR-M24

Kurangnya tindakan tegas aparat kepolisian dalam memberantas aksi para bacing loncat di kawasan Jalan Rumah Potong Hewan (RPH) Kel Mabar Hilir, Kec Medan Deli, membuat para sopir pengakut barang resah. Tak jarang, sopir pengakut barang datang ke Mapolsek Medan Labuhan untuk membuat laporan pengaduan aksi pencurian maupun pengutipan liar di sana.

Salah seorang sopir, Heri Subagio (42) warga Jalan Setia Budi Pasar VI Gang Pribadi, Medan Selayang, datang melapor, Jumat (29/3) pukul 08:00 WIB. Dalam laporan pengaduannya, sopir PT Sejahtera Indo Prakasa itu mengaku sebanyak 7 kotak peralatan bayi merk Cusson raib digondol kawanan bajing loncat.

“Saya bawa mobil L-300 box Warna hitam BK 8487 CC, bersama kernet, Wahyu Ginting (30). Kamu mau antar barang pesanan ke Swalayan Sun Kado di Mabar,” katanya saat buat laporan.

Loading...

Begitu sampai di perlintasan kereta api, mobil box dihadang oleh 10 pemuda setempat. Mereka bersenjata kayu balok, pisau dan besi panjang.

Korban yang ketakutan akhirnya hanya pasrah saat para pelaku merusak gembok dan mengambil barang perlengkapan bayi yang sudah tersusun rapi. “Mereka juga ambil uang kami Rp10.000,” imbuh Heri.

Akibat peristiwa tersebut, Heri mengaku mengalami kerugian mencapai Rp3 juta.
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan SH, yang dikonfirmasi mengatakan akan menindaklanjuti laporan korban.

“Setiap kita patroli, tidak ada satupun kawanan bajing loncat atau pemuda di seputaran rel KA. Lokasi langsung sunyi seolah para pelaku sudah tahu kedatangan polisi. Kita bukannya tidak bertindak. Kalau tau aja mereka beraksi, pasti kita tangkap. Kalo perlu kita beri hadiah timah panas biar kapok,” tegas Bonar. (syamsul)