Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sergai, Akmal AP, saat memberikan keterangan terkaitn ASN, LA, yang positif COVID-19. (foto: wan/metro24.co)

SERGAI, Metro24.co – Seorang petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), terinfeksi virus corona.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas mengambil sampel pemeriksaan Swab tersebut dinyatakan positif COVID-19. Doa untuk kesembuhan LA pun mengalir.

ASN perempuan berinisial LA (50) tersebut menambah daftar panjang ‘pejuang’ COVID-19 yang terinfeksi virus corona. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Drs H Akmal AP MSi, menceritakan kronologi terinfeksinya LA.

“Sesuai dengan kronologi yang diperoleh dari Kepala Dinas Kesehatan Sergai, dr Bulan Simanungkalit MKes, pada tanggal 22 Mei lalu, korban ditugaskan mengambil logistik untuk kantornya, sekaligus melaksanakan pemeriksaan swab secara mandiri. Sesuai hasil PCR test yang disampaikan oleh Dinkes Provinsi Sumut, yang bersangkutan dinyatakan positif terjangkit Covid-19,” sebut Akmal dalam keterangan tertulis yang diterima metro24.co, Sabtu (30/5/2020).

Akmal melanjutkan, Tim Gugus Tugas lewat Dinas Kesehatan segera melaksanakan prosedur penanganan dan aksi preventif, mengingat LA tetap beraktivitas di beberapa lokasi selama rentang waktu pengambilan sampel Swab hingga hasil tes dirilis.

“Sejak awal pengambilan sampel pada 22 Mei lalu sampai tanggal 28 Mei semalam, korban tetap menjalankan aktivitas seperti biasa di kediaman dan di dinasnya, termasuk salah satunya mengikuti rapat di kantornya. Untuk itu sudah dilakukan penetapan status Orang Tanpa Gejala (OTG) dan dilaksanakan rapid test pada orang-orang yang menjalin kontak dengan korban,” ungkap Akmal.

Selanjutnya, tambah Akmal, segera dilakukan prosedur disinfeksi dengan menyemprotkan cairan disinfektan di kantor dinas dan sekitaran lingkungan kerja korban. “Sesuai dengan data, sudah dilakukan juga pengambilan sampel Swab terhadap 30 orang yang menjalin kontak dengan LA dan selanjutnya dilakukan edukasi melalui corong informasi kepada masing-masing OPD, untuk memerintahkan ASN membersihkan tempat kerja masing-masing,” sebutnya.

LA merupakan warga Kota Medan, meski bertugas di Sergai dan telah ditetapkan sebagai OTG, namun tidak masuk dalam peta sebaran COVID-19 Kabupaten Sergai. Hal ini tentu memprihatinkan, namun Tim Gugus Tugas akan terus menjalankan fungsi penanganan dan pencegahan pandemi semaksimal mungkin.

“Kami juga tidak lelah mengingatkan masyarakat untuk total disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kesungguhan masyarakat sangat menentukan keberhasilan dalam menuntaskan tantangan ini,” pungkasnya.

Dukungan dan Doa Mengalir Untuk LA

Pasca dirilisnya hasil Swab, doa dan dukungan untuk LA-ASN ‘Pejuang’ Dinas Kesehatan langsung mengalir. Di antaranya disampaikan Kasi Kehumasan dan Pelayanan Informasi Publik Dinas Kominfo Sergai, Nurlenti Purba. Ia mengatakan satu hal yang patut disyukuri bahwa kendati ASN ka LA positif, tapi dia sama sekali tidak mengalami gangguan kesehatan apapun sampai saat ini.

“Jadi saya optimis dia akan melewati masa inkubasi virus dengan tetap sehat dan menjadi survivor COVID-19. Dari hasil komunikasi dengan beliau, kita tetap kasi dukungan supaya tidak tertekan, banyak istirahat agar segera sembuh dari COVID-19. Saya optimis. Inilah salah satu dari risiko pekerjaan, di mana ada bidang-bidang tertentu yang harus terus beraktivitas dan kontak dengan banyak orang, semoga kita semua diberi kesehatan dan bisa melewati masa pandemi ini sebagai pemenang,” katanya.

Dukungan dan Doa juga terus di berikan Kadis Kesehatan Sergai, dr Bulan Simanungkalit MKes. “Kami kelompok paling rentan dari COVID-19 saat ini, LA juga berjuang untuk kesehatannya, saya terus memberikan semangat dan dukungan untuknya, begitu juga untuk masyarakat Sergai untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini,” paparnya. (wan/metro24.co)