STABAT-M24

Pemkab Langkat menuntut aparatur sipil negara (ASN) menjadi tauladan dan perintis bagi terciptanya lingkungan kerja (hidup) yang aman, tentram dan nyaman.

“Sehingga dapat bekerja dengan penuh pengabdian serta meraih prestasi terbaik, guna mewujudkan masyarakat Langkat yang maju, sejahtera dan jaya,” kata Asisten I Tapem Drs Abdul Karim MAP mewakili Bupati Langkat saat apel gabungan, Senin (11/2).

Menurutnya, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup telah diamanatkan pada UU No.32 tahun 2009 dengan mencakup perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum yang dilakukan secara sistem matis dan terpadu.

Loading...

“Pelestarian lingkungan hidup adalah rangkaian upaya untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Maksudnya kemampuan lingkungan hidup mendukung kehidupan manusia, makhluk hidup lain, dan keseimbangan lingkungan hidup untuk menyerap zat, energi dan komponen lain yang masuk kedalamnya,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, pada pasal 12 disebutkan apabila Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) belum tersusun, maka pemanfaatan sumber daya alam dilaksanakan berdasarkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.

Begitujuga pada pasal 15, 16 dan 17 dasar penyusunan atau evaluasi rencana tata ruang wilayah (RTRW), RPJP dan RPJM serta kebijakan, rencana dan program yang berpotensi menimbulkan dampak dan resiko lingkungan hidup, melalui Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Begitujuga pasal 19 dsebagai dasar KLHS. (rudi)