Sejumlah warga menunjukkan lokasi polusi

SEI RAMPAH-M24

Sejumlah warga Desa Firdaus, Kec Seirampah, Kab Serdangbedagai (Sergai) mengeluh sesak nafas akibat asap dari pabrik pengolahan kayu milik PT F. Parahnya lagi, posisi pabrik tersebut hanya berjarak lebih kurang 200 meter dari Komplek Perkantoran Bupati Sergai.

Amatan M24 di lokasi, Kamis (22/8) polusi asap tampak membumbung dan menebal menghiasi jalanan sekitar Desa Firdaus. Polusi asap dari PT F yang berada persis di pinggir Jalinsum Medan-Tebingtinggi itu terkesan mengotori dan merusak estetika ibu kota kabupaten.

Rizky Kristian Sitompul (30) didampingi beberapa warga lain kepada M24 menuturkan bahwa, setiap kali beroperasi, pabrik tersebut tidak mengenal waktu. Dia mengeluhkan anaknya yang masih balita jadi sering batuk-batuk dan sesak nafas. “Sudah sangat meresahkan sekali keberadaan pabrik itu. Anak-anak kami banyak yang sakit karena terpapar polusi asap pabrik,” ujarnya.

Loading...

Dia berharap, pemilik pabrik punya solusi cerdas agar tak terajadi pencemaran udara. “Kami tidak juga menginginkan pabrik tersebut tutup, karena dikhawatirkan para pekerja di situ (PT F) akan kehilangan pekerjaan. Namun setidaknya, dicarikan solusi agar limbah asap yang dikeluarkan pabrik itu tak lagi meracuni warga,” harap Sitompul.

Sementara itu, salah seorang ASN Pemkab Sergai yang tak ingin namanya ditulis menyebut bahwa setiap apel pagi, mereka selalu menghirup udara tak segar yang keluar dari pabrik tersebut. Tak jarang, kata dia, langit di seputaran Komplek Perkantoran Bupati Sergai tampak menghitam dikarenakan bubungan asap yang ditimbulkan PT F.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sergai, Panasehan Tambunan saat dihubungi M24 melalui telepon selulernya mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengecek langsung kebenaran informasi tersebut ke lokasi.”Akan segera kita cek, ya,” ungkapnya.

Saat M24 mencoba mengonfirmasi ke pihak perusahaan, pintu pagar perusahaan tertutup rapat. Pihak security juga tak dapat ditemui di lokasi. (darmawan)