Korban penipuan

LUBUKPAKAM-M24

Sebanyak 60 orang tertipu modus jula-jula (arisan) dan investasi diduga fiktif. Pelakunya seorang ibu rumah tangga.

Pelaku berinisial DS (32), warga Jalan Sudirman, Lubuk Pakam, Kab Deli Serdang. DS terindikasi meraup uang member ditaksir puluhan juta rupiah.

Kecurigaan para member muncul karena ibu anak satu itu, tak memberikan uang para member. Padahal sudah diminta berulang kali. Para member mencari DS dan menemukannya di rumah salah seorang warga yang juga member di Gg Tani, Kec Beringin, Kab Deli Serdang, Senin (27/5) malam.
Para nasabah dan member melaporkannya ke SPK Polres Deli Serdang. Laporan para korban diterima SPKT Polres Deli Serdang sesuai nomor LP/226/V/SU/RES DS.

Loading...

Informasi dihimpun, untuk menjalankan aksinya, DS mengunggah promosinya di medsos facebook. Ia memaparkan bonus maupun hadiah bila bergabung. Jika para member memberikan uang jula-jula misalnya Rp1 juta, maka akan menerima uangnya berkisar Rp1,150 juta. hingga Rp1,2 juta perpekan. Awalnya DS menepati janji tersebut. Setelah member menerima bonus atau hadiah itu, maka DS mengunggah foto pemberian hadiah atau bonus itu via medsos. Para netizen yang membuka akun medsos milik DS, tergiur dan memilih menanamkan uangnya kepada DS.

Para member langsung bertemu dengan DS dan memberikan uangnya. Sebagian member diberikan hadiah berupa tivi dan kipas angin. Merasa untung, para member menanamkan uang untuk jula-jula secara bervariasi. Ada yang memberikan Rp3 juta, Rp10 juta, Rp20 juta, Rp25 juta hingga Rp30 juta.
Bahkan salah seorang member yang mengaku bernama Kiki warga Kec Pagar Merbau, Kab Deli Serdang, rela menjual tanah dan mobil. Uang penjualan aset atau hartanya itupun diberikan dengan harapan akan mendapat keuntungan.

Namun Kiki tak mau membuat laporan pengaduan . Karena Kiki mau menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan karena saat dihubungi pun DS tetap mau berkomunikasi.

“Kami masih bisa berkomunikasi dan akan menyelesaikan secara kekeluargaan,” sebut Kiki saat berada di Polres Deli Serdang, Selasa (28/5) siang.

Dari data dihimpun, sedikitnya 28 member yang mengaku merugi puluhan juta rupiah lebih, sudah mendatangi Polres Deli Serdang. Sebagian member sudah diperiksa. Begitu juga dengan DS masih diperiksa intensif di Sat Reskrim Polres Deli Serdang.

Salah seorang member, Irma (27), warga Jalan Galang, Kec Lubuk Pakam, menuturkan kerugiannya berkisar Rp20 juta. Sejak 28 April 2019, ia tidak pernah lagi menerima uangnya. Irma menelefon DS tapi tak ada jawaban. “Kalau kami pas narik jula-jula, dia menawarkan agar diinvestasikan saja jika uangnya belum digunakan nanti ada uangnya bertambah setiap pekannya,” sebutnya.

Karena uangnya tak kunjung dikembalikan, Irma bersama member lain melakukan pencarian terhadap DS. Ketika ditemukan, DS sedang tidur sedangkan, suaminya duduk santai sambil merokok. Dari penuturan para member, sejak menjalankan jula-jula dan investasi yang diduga fiktif itu, sebagian uang member digunakan oleh DS untuk menutupi pembayaran kepada member lain. (yan febri)