Polisi saat olah TKP.

BINJAI-M24

Sadis…! Seorang ibu rumah tangga etnis Tionghoa di Binjai dibunuh. Leher korban digorok dan bagian dada ditikami. Jasad korban ditemukan telungkup bersimbah darah di kamar mandi. Diduga korban dihabisi perampok!

Pembunuhan disertai perampokan terjadi di Kota Binjai, Minggu (10/2). Korbannya seorang wanita etnis Tionghoa bernama Lina (57) warga Jalan Masjid Gang Belimbing Lingk 3, Kel Pekan Binjai, Binjai Kota.

Ibu rumah tangga itu ditemukan telungkup dan bersimbah darah di kamar mandi. Lehernya digorok, dadanya ditikam dan sekujur tubuh terdapat luka sayatan senjata tajam.

Loading...

“Jasad korban pertama kali ditemukan tetangganya bernama Lulu,” kata Pjs Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto, saat dikonfirmasi metro24 pascakejadian.
Dijelaskan Iptu Siswanto menjelaskan, awalnya Lulu dihubungi oleh Wandyanto, anak korban, yang sedang berada di Singapura. Saat itu Wandy menghubungi telepon seluler ibunya. Tapi tidak diangkat.

“Lalu anak korban menghubungi Lulu dan minta tolong agar melihat ibunya,” terang Iptu Siswanto.

Tak lama, Lulu kembali menghubungi Wandyanto sembari mengatakan jika Lina tidak membuka pintu rumah walau sudah dipanggil berulang kali.

“Anak korban lantas menyuruh Lulu agar mencari tukang kunci untuk pintu rumah itu,” lanjut Iptu Siswanto.

Setelah pintu berhasil dibuka, Lulu masuk ke dalam rumah. Langkah Lulu segera menuju ruang dapur. Saat itulah Lulu terperanjat melihat ceceran darah dan menemukan Lina tewas di kamar mandi. “Korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi. Sekujur tubuh dipenuhi bekas luka tikaman senjata tajam. Bahkan leher korban luka gorok. Sejauh ini, polisi masih menyelidiki kematian korban,” tutur Iptu Siswanto.

Sementara informasi dihimpun metro24 di lokasi kejadian, diduga kuat korban dibunuh perampok. Pasalnya, polisi yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak menemukan TV 32 inchi, sepeda motor Honda Beat, perhiasan dan handphone yang biasa digunakan korban.

Dari situ dugaan pembunuhan berlatar perampokan pun mencuat. “Memang ada beberapa harta benda korban yang hilang dari rumah,” kata Siswanto.

Polisi menduga pelaku melakukan perampokan lebih dulu sebelum menghabisi nyawa korban. Begitu menghabisi nyawa korban, pelaku kemudian menggasak harta benda korban.

“Pelaku kemudian menghabisi korban di kamar mandi. Kondisi korban cukup mengenaskan. Lehernya digorok, dadanya ditikam dan sekujur tubuh luka sayatan senjata tajam,” pungkas Iptu Siswanto. (sopian)