Akhyar didampingi Kadinkes Edwin saat mengunjungi Puskesmas Padang Bulan. (metro24.co/Dok. Humas Pemko Medan)

MEDAN, Metro24.co – Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan terus melakukan antisipasi agar warga Kota Medan tidak terkena virus corona yang berasal dari Kota Wuhan, China, dan sangat mematikan.

Apalagi saat ini ada sejumlah warga yang baru pulang dari China tengah menjalani observasi yang dilakukan Tim Kesehatan Kota Medan. Terkait hal ini Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meminta kepada seluruh puskesmas untuk segera melakukan observasi apabila ada warga yang memiliki gejala-gejala virus corona.

“Kita minta seluruh puskesmas untuk siap sedia membantu warga mendapatkan layanan kesehatan apabila terkena gejala-gejala virus corona, termasuk melakukan observasi. Apabila ditemukan positif dan membutuhkan perawatan khusus langsung dilakukan isolasi,” kata Akhyar ketika meninjau dua puskesmas di Kota Medan, Rabu (12/2/2020).

(metro24.co/Dok. Humas Pemko Medan)

Dua puskesmas yang ditinjau Akhyar adalah Puskesmas Medan, Johor Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor dan Puskesmas Padang Bulan, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru.

Selain kesiapan antisipasi virus corona, Akhyar juga minta kepada seluruh puskesmas untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Dari hasil peninjauan yang kita lakukan, Alhamdulilah pihak puskesmas telah siap melakukan antisipasi virus corona, termasuk melakukan observasi. Apabila nanti ditemukan ada warga yang terkena gejala virus corona, segera lakukan perawatan khusus hingga isolasi. Untuk isolasi, kita lakukan di RSUD H Adam Malik,” kata Akhyar.

Mantan anggota DPRD Medan kembali mengingatkan warga tidak perlu panik, terutama menyikapi sejumlah warga yang baru pulang dari China dan saat ini sedang menjalani obeservasi. Dikatakan Akhyar, para warga tersebut benar baru pulang dari China, tapi bukan dari sumber asal virus corona terjadi.

(metro24.co/Dok. Humas Pemko Medan)

“Saat ini mereka sedang diobservasi Tim Kesehatan selama 14 hari. Artinya, mereka belum tentu juga penderita corona. Tempatnya dimana, itu dirahasiakan. Kita berharap mereka sehat dan tidak terkena virus corona,” harapnya.

Untuk itu Akhyar mengajak seluruh warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas. Jika mengalami gejala seperti ini, masyarakat harus segera mencari pertolongan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat lainnya, terutama puskesmas.

Sedangkan Kadis Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi, kembali mengingatkan warga untuk melakukan proteksi diri agar tidak terkena virus corona. Selain menjaga kebersihan tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata. Kemudian membersihkan tangan setelah memegang instalasi publik dengan mencuci tangan dengan sabun dan bilas tangan dengan air mengalir selama 20 detik.

“Usai dicuci, bersihkan tangan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, bisa menggunakan sanitizer alcohol 70-8096,” jelas Edwin.

Selain antisipasi virus corona, Akhyar dalam peninjauan kedua puskemas juga meninta kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pelayanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan memberikan pelayanan terbaik, kata Akhyar, masyarakat pasti merasa terlayani sehingga mendukung percepatan penyembuhan penyakitnya.

Itu sebabnya dalam peninjauan yang dilakukan Akhyar bersama Asisten Umum Renward Parapat, Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi, Kepala BKD & PSDM Muslim Harahap serta Kabag Humas Setdako Medan Arrahman Pane, Akhyar langsung menyapa sejumlah warga yang tengah berobat.

Selain menanyakan kondisi kesehatan, Akhyar juga menanyakan pelayanan kesehatan yang diberikan pihak puskesmas. Umumnya warga mengaku puas mereka berharap pelayanan itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

Selain itu ayah dua anak itu juga menyapa seluruh jajaran puskesmas sekaligus memberikan motivasi agar terus semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Di samping kewajiban dan pengabdian tugas, tentunya sebagai ladang amal di hari kemudian kelak.

Dari komunikasi yang dilakukan dari kedua puskesmas, jelas Akhyar, penyakit yang selalu ditangani infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), diabetes dan hipertensi. Dikatakannya, ketiga penyakit itu sangat erat kaitannya dengan pola makan dan pola hidup. Menyikapi hal itu, Akhyar mengajak seluruh warga Kota Medan agar memperbaiki pola makan maupun pola hidup serta tingkat stress. “Ketiga penyakit tersebut dominan disebabkan karena kita sendiri, bukan karena akibat tertular,” pesannya. (ht/metro24.co)

 

Editor: H Talib