JAKARTA, Metro24.Co – Artis Poppy Kelly mengadukan akun-akun yang menunjukkan kebencian (haters) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Diantar oleh advokat dari Kantor Hukum Pitra Romadoni Nasution, laporan polisi Poppy Kelly tercatat dengan LP/2415/IV/YAN.2.5/2020/ SPKT

“Pelaporan ini disebabkan ada kesengajaan yang di grand design sehingga mengganggu ketenangan batin. Dia (Poppy Kelly: red) sampai merasa terganggu dan dirugikan,” ujar pengacara Pitra Romadoni, saat ditemui di Ditkrimsus, Polda Metro Jaya, Rabu, 22/4/2020.

Pitra menyampaikan, ada beberapa akun media sosial Kelly yang sengaja diubah dan disampaikan ke publik tidak sesuai dengan semestinya. Antara lain, kata dia, mengubah foto suami Poppy Kelly, dan menggambarkan di media sosial Instagram seakan-akan mempunyai track record yang buruk.

“Yang paling parah haters Poppy Kelly, berusaha memviralkan sebanyak-banyaknya,” tandas Pitra.

Pitra menduga ada dalang di belakang skenario ini. “Dalang yang ingin menghancurkan Poppy secara pribadi,” ujar pengacara muda ini.

Dalam hal ini, Pitra sebagai kuasa hukum Poppy menyatakan siap mengadvokasi kliennya. “Karena telah merugikan secara materil maupun imateriil,” tambahnya.

Laporan Poppy menuding akun-akun pembenci (haters) termasuk yang berinisial N dengan Pasal 28 ayat (1) Jo pasal 45 A UU RI No 16 Th 2019 tentang UU ITE dan pasal 378 KUHP dan hukuman di atas lima tahun.

Pengaca ini juga berharap, agar kliennya segera mendapatkan kebenaran. “Karena klien kami sebagai public figure. Semua pihak hendaknya dapat melihat dengan jernih substansi persoalannya seperti apa,” ujarnya.

Antara Poppy Kelly dan artis lain yang menjadi terlapor itu memang sudah viral perseteruannya di media sosial. Saling sindir dan membully ringkasnya hingga menyentuh urusan privacy. (Ali/metro24.co)
Editor: Arpani