METRO24.Co- Organisasi kesehatan dunia WHO ( World Health Organization) salah satu badan PBB yang bertindak sebagai koordinator kesehatan umum internasional bermarkas di Jenewa, memperingatkan potensi virus Marburg menyebar dan menginfeksi banyak orang di dunia.

Tegas, WHO mengatakan virus Marburg bisa ditularkan ke manusia lewat kelelawar buah, dan ditularkan dari satu orang ke orang lain lewat kulit dan cairan tubuh.

Hal itu dikarenakan virus  Marburg masuk dalam kategori penyakit sangat menular. WHO telah mengonfirmasi kematian pertama akibat virus Marburg di Afrika Barat.

Peringatan ini disampaikan usai seorang lelaki di Guinea, Afrika Barat meninggal dunia, terkonfirmasi tertular virus tersebut. Temuan ini juga menandai pertama kalinya virus Marburg terdeteksi di Guinea.

Dikutip dari Insider, Kamis (11/8/2021) WHO mengatakan virus Marburg bisa ditularkan ke manusia lewat kelelawar buah, dan ditularkan dari satu orang ke orang lain lewat kulit dan cairan tubuh.

Menurut WHO, Virus Marburg salah satu virus yang berasal drai keluarga Filovirus, yang mana sama seperti virus Ebola. Virus Marburg ini mirip dengan virus Ebola yang melanda Afrika Barat antara tahun 2013 hingga 2016. Bedanya, kedua penyakit ini disebabkan oleh virus yang berbeda. Meski begitu, virus Marburg memiliki gejala yang hampir serupa dengan virus Ebola.

Virus Marburg maupun virus Ebola juga bisa menyebabkan demam berdarah, yang artinya kedua virus ini mengakibatkan pendarahan pada organ dalam tubuh. Pada kasus yang lebih buruk, darah pasien mungkin mulai merembes dari lubang atau tempat suntikan.

Saat virus ini menginfeksi manusia, gejala yang dialami meliputi demam tinggi dan sakit kepala yang tiba-tiba serta Infeksi ini juga bisa menyebabkan pendarahan internal parah di dalam tubuh selama tujuh hari. Adapun risiko kematiannya mencapai 24 hingga 88 persen. Akhirnya WHO bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat untuk merespon dengan cepat.

Berdasarkan pengalaman ahli saat menangani wabah Ebola, yang penularannya dengan cara yang sama. Dan sebanyak 155 orang diidentifikasi sudah melakukan kontak dekat lelaki yang meninggal dunia itu. Selanjutnya orang-orang ini akan diobservasi selama tiga minggu lamanya.

Berikut ini seperti dilansir dari Express, beberapa gejala virus Marburg; Demam, Sakit kepala, Kelelahan, Sakit dan nyeri otot, Diare berair yang parah, Sakit perut dan kram, Mual – muntah serta Ruam. (Dosi Bre’)