Panorama perbukitan pantai Seger dari bukit Merese kawasan KEK Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

JAKARTA, Metro24.Co- Tahun depan Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP. Berlokasi di ITDC Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, balapan motor bergengsi itu diperkirakan akan didatangi lebih dari 150 ribu orang, dari dalam dan luar negeri.

Street Circuit di Mandalika memiliki panjang 4,31 Km dengan 17 tikungan. Tikungan finish disebut sebagai tikungan dengan pemandangan paling indah.

Kapasitas Grand Stand Seating mencapai lebih dari 50 ribu tempat duduk. Non-Seated Area alias tribun berdiri mampu menampung 138 ribu orang. Sementara area Hospitality Suites berkapasitas 7.700 penonton.

Belum diketahui lebih lanjut jadwal MotoGP Indonesia tahun depan. Jika berniat nonton Marc Marquez dkk balapan motor di sirkuit yang berada di pinggir Pantai Mandalika, berikut sejumlah persiapan yang perlu dilakukan:

1. Tiket

Tiket MotoGP Indonesia sudah mulai bisa dipesan sejak 20 Januari 2020. Sejak pemesanan awal dibuka, sudah 3.000 tiket terjual.

Pihak penyelenggara rencananya melepas 10 ribu tiket untuk sistem pre-booking yang berlangsung hingga 20 Februari 2020.

Penggemar MotoGP yang berminat untuk mengamankan jatah tiket MotoGP Indonesia 2021 bisa langsung mengunjungi situs themandalikagp.com. Hati-hati dengan modus penipuan yang mengatasnamakan MotoGP Indonesia atau Mandalika.

Belajar dari penyelenggaraan F1 di Singapura, harga tiket disesuaikan dengan lokasi menonton balapan. Semakin strategis bakal semakin mahal, apalagi yang mencakup paket bermalam dan festival musiknya.

2. Hotel dan pesawat

Setelah jadwal MotoGP Indonesia resmi diumumkan, segera pesan tiket masuk, hotel, sekaligus pesawat.

MotoGP Indonesia akan berlangsung di kawasan ITDC Mandalika, yang berjarak sekitar 26 menit dari Bandara Internasional Praya dan sekitar 58 menit dari Pelabuhan Lembar.

Tarif hotel yang berada di dalam kawasan ITDC Mandalika tentu sedikit lebih mahal daripada yang ada di sekitarnya, namun turis tak perlu repot keluar masuk ITDC Mandalika untuk menonton balapan.

Sebaliknya, hotel yang berada di luar kawasan ITDC Mandalika mungkin berharga lebih miring, tapi turis perlu menyewa kendaraan atau naik shuttle dan meluangkan waktu lebih untuk pulang dan pergi ke ITDC Mandalika.

Panitia MotoGP menyediakan shuttle dari dan ke kawasan ITDC Mandalika. Pastikan mengetahui rute dan jadwalnya sebelum menumpang.

3. Touring

Jika merasa tiket pesawat mahal, bisa juga melakukan perjalanan darat dengan konvoi kendaraan, bus, kereta, atau kapal. Turis asal Jakarta bisa melalui rute Banyuwangi-Bali-Lombok.

Untuk yang ingin membawa kendaraan, panitia MotoGP sudah menyediakan lahan parkir yang diklaim amat luas.

4. Glamping

Selain hotel, kawasan ITDC Mandalika juga bakal dilengkapi oleh area berkemah untuk turis. Turis bisa membawa perlengkapan kemah sendiri dan bisa juga menyewa tenda yang disediakan bak kamar per kamar.

Walau temanya glamping, tetap saja konsepnya berbeda dengan tidur di kamar bertembok. Hawa gerah, angin, hujan, dan nyamuk mungkin bakal menyambangi selama bermalam di dalam tenda yang berdiri di pinggir pantai.

Bagi yang tak khawatir dengan hal tersebut, silakan saja melakukan pemesanan untuk bermalam di area glamping MotoGP Indonesia.

5. Fisik dan busana

Sebagai kawasan pesisir, Lombok tak ubahnya Bali yang dianugerahi terik matahari hampir sepanjang tahun. Dehidrasi sampai kulit terbakar patut diwaspadai bagi para penonton MotoGP Indonesia di Mandalika.

Kenakan tabir surya dan bawa selalu botol minum berisi air mineral sebagai persiapan.

Terik matahari juga bakal membuat fisik jadi lebih cepat lelah, terutama saat harus berjalan kaki ke sana ke mari selama di sana.

Kenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman. Bawa topi dan payung kecil untuk menghalau panas atau hujan.(ard)

Editor : S Tandang
Sumber : CNN Indonesia.Com