Jasad korban di rumah duka.

KISARAN-M24

Karena sakit yang diidap tak kunjung sembuh, Faisal Fahri (30) memilih mengakhiri hidup, Kamis (30/5).

Peristiwa itu terungkap ketika orangtuanya, Salman (61), warga Dusun I Desa Bunut Sebrang, Kec Pulau Bandring, Kab Asahan membawa susu ke kamar korban yang terserang demam. Selanjutnya sang ayah mencari orang pintar untuk mengobati sakit anaknya.

Satu jam berselang, sekitar pukul 08:00 WIB, Salman kembali ke rumah dan mendapati pintu kamar korban terkunci dari dalam. Ia pun memanggil dan menggedor pintu. Karena tak ada jawaban, Salman mendobrak pintu kamar.

Loading...

Ia pun terkejut melihat putranya sudah gantung diri dengan menjerat leher menggunakan tali nilon hitam yang diikat ke broti di atas kamar tidur. Ibu korban, Ismawati (56) langsung meminta pertolongan pada warga. Atas bantuan warga korban lalu diturunkan. Ketika diperiksa, korban sudah tak lagi bernafas atau meninggal dunia.

Selanjutnya pihak keluarga memberitahukan kepada Kepala Dusun/Kepala Desa yang meneruskan ke Polsek Kota Kisaran.
Sekitar pukul 08.15 WIB, personel Polsek Kota Kisaran tiba dan melakukan cek TKP.

Saat itu posisi korban dibaringkan di ruang tamu rumah. Petugas medis dari Puskesmas Bunut Sebrang yang melakukan pemeriksaan memastikan korban telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan luar ditemukan tanda-tanda lidah sedikit menjulur keluar, dari lobang hidung keluar cairan berupa lendir, dari alat kemaluan mengeluarkan cairan, tidak ada ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan/aniaya pada tubuh korban.

Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo menduga korban Faisal depresi setelah menderita demam selama lebih kurang 4 hari tidak kunjung sembuh.

“Pihak keluarga korban menganggap bahwa kejadian tersebut merupakan musibah, sehingga tidak perlu lagi dilakukan otopsi terhadap korban. Turut diamankan barang bukti berupa tali nilon warna hitam abu-abu,” jelasnya. (hendry/d)