Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddison Isir, saat menanyai para pelaku. (foto: abdul/metro24.co)

MEDAN, Metro24.co – DOR!… 4 begal terjungkal ditembak polisi di Medan. Ini warning Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddison Isir SIK MTCP, untuk para pelaku kejahatan…

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddison Isir SIK MTCP, didampingi Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Wilfierd Siregar, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK, dan Kanit Reskrim Medan Baru Iptu Philip A Purba SH MH, menggelar konferensi pers penembakan 4 pelaku begal di Medan.

Keempat tersangka begal Medan ditunjukkan kepada wartawan. Mereka mengenakan baju tahanan warna orange. Selama konferensi pers berlangsung, keempatnya hanya bisa terdiam menahankan sakit. Ini karena masing-masing kaki mereka terpaksa ditembak.

(foto: abdul/metro24.co)

Masing-masing tersangka begal Medan tersebut berinisial Ris (18), warga Jalan Setia Luhur, Medan Helvetian; RHL (21), warga Jalan Budi Luhur, Medan Helvetia; RS (22), warga Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia; dan BHi (31), warga Amal Luhur, juga Medan Helvetia.

Mereka ditangkap polisi setelah korbannya melaporkan kasus yang dialaminya. “Komplotan ini telah beroperasi selama satu tahun, dan telah beraksi sebanyak 26 kali di berbagai tempat. Sebelum beraksi mereka menggunakan narkoba,” terang Kombes Johnny.

Dalam aksinya, komplotan begal Medan ini terkenal sadis. Mereka tak segan melakukan penganiayaan jika korbannya memberikan perlawanan. “Salah satu korbannya Rara Br Sinaga (60), kritis dianiaya para pelaku hingga dilarikan ke RS Advent,” tambahnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddison Isir, memberikan keterangan terkait penangkapan komplotan begal. (foto: abdul/metro24.co)

“Mereka terpaksa ditembak karena melawan saat disergap di Jalan Gatot Subroto Medan,” imbuhnya. Kombes Jhonny juga mengatakan, dalam konferensi pers tersebut ada 4 korban para begal sadis itu yang turut menyaksikan.

Kombes Johnny kemudian memberikan warning keras kepada para pelaku kejahatan di Medan. “Tidak ada tempat bagi para pelaku kejahatan di wilkum (wilayah hukum) Polrestabes Medan. Kita akan beri tindakan tegas, keras dan terukur,” tegasnya. (abdul/metro24.co)

 

Editor: H Talib