SIMPANG EMPAT-M24

Polsek Simpang Empat berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang buruh tani yang terjadi kedai kopi Ajeb Bangun, Sagan Taneh Jalan Tembus Karo-Langkat, atau di Desa Kuta Rayat, Kec Naman Teran, Kab Karo.

Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Simpang Empat Iptu Dedy Ginting. Disebutkan pembunuhan terjadi pada Selasa (26/2) lalu sekira pukul 22:00 WIB.

Korban adalah Agustinus Waruhu alias Ivan (23), tinggal tidak tetap di Sagan Taneh. Sedangkan ketiga pelaku yang ditangkap adalah Megang Sembiring(27), Herija Jafa Rico Ginting alias Rico (34) dan Lusius Ginting alias Ius (34), ketiga warga Desa Suka Nalu, Kec Naman Teran.

Loading...

Iptu Dedy Ginting kepada wartawan, Senin (11/3) sekitar pukul 14:00 WIB menjelaskan, malam saat kejadian atau sekira pukul 22:00 WIB, korban Agustinus Waruhu alias Ivan sedang minum tuak sambil bermain gitar di emperan kedai kopi Ajeb Bangun bersamadengan dua rekannya (saksi) Anderson dan Wak Tukul.

Sekira pukul 23.00 WIB, Herija Jafa Rico Ginting alias Rico yang duduk di meja bersebelahan datang menghampiri korban. Rico lalu bertanya kepada Ivan. “Kenapa setiap kali kupanggil Lao kau tidak menjawab?” tanya Rico kepada Ivan. ”

“Apa rupanya Lao itu?” cecar Rico.
Lalu dijawab Ivan jika Lao itu serupa dengan Lae dalam istilah batak.
Mendengar jawaban itu spontan Rico menyiku dada Ivan. Kemudian datanglah saksi Anderson melerai dan menarik Rico ke depan kedai.

Setelah itu korban Ivan berdiri dari kursinya mendatangi Rico dan langsung memukul bagian pelipisnya. Disusul Lusius Ginting alias Ius yang kemudian balik menghajar Ivan. Akibat peukulan itu, Ivan terjatuh hingga menghantam kursi plastik. Sejurus kemudian Rico langsung mencekik sambil memukuli wajah Ivan berulang kali. Saat itulah muncul Megang Sembiring yang langusng menusuk Ivan dengan pisau ke bagian lengan kiri. Belum puas, Megang kembali menusuk dada Ivan sebanyak 2 liang hingga dilerai oleh saksi Majosta Tarigan dan Lit Malemna beru Sitepu.

“Tersangka yang pertama, ditangkap adalah Herija Jafa Rico Ginting pada Kamis(28/2). Disusul Megang Sembiring dan Lusius Ginting alias Ius diringkus pada Jumat (1/3) di desa mereka,” papar Iptu Dedy Ginting.

Sementara barang bukti yang diamankan, lanjutnya, sebilah pisau sepanjang 30 cm, bergagang kayu, bersarung karton berlakban warna cokelat. “Ketiga tersangka telah dijebloskan ke sel tahanan. Mereka dipersangkakan melanggar Pasal 170 ayat 3e jo Pasal 338 subs 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman penjara selama-lamanya 15 tahun,” pungkas Iptu Dedy Ginting. (herlin)