Rumah yang rusak akibat angin puting.

PANTAI CERMIN-M24

Empat dusun di Desa Cilawan, Kec Pantai Cermin, Sergai, disapu puting beliung yang disertai hujan deras dan petir. Bencana alam ini merusak 23 rumah.

Peristiwa terjadi Rabu (13/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Awalnya warga bersyukur turun hujan. Karena tiga bulan terakhir, kawasan itu tidak tidak pernah diguyur hujan.

Namun beberapa menit hujan turun, angin bertiup kencang dan disertai suara gemuruh yang mengerikan. Pelan-pelan atap rumah warga mulai goyang dan terlepas dari bubungan. Sebagian atap rumah warga terbang dan disusul puluhan rumah lainnya. Puluhan kepala rumah tangga beserta anak-anak mereka berlari untuk menyelamatkan diri.

Loading...

Sukarman (53), salah satu korban kepada M24 mengatakan malam itu sudah tidur. Namun terdengar suara atap sengnya berbunyi lalu terbang. “Semua tidak menduga hujan yang diharapkan membawa berkah, justru menjadi bencana bagi keluarga kami. Kami hanya bisa mengharapkan bantuan material agar bisa menyisip kerusakan pada rumah kami,” papar Sukarman.

Syahril (55), warga Dusun VII mengaku syok dengan kejadian itu. “Takut tertimpa reruntuhan, kami keluar rumah dan mengungsi di rumah keluarga kami yang aman,” ucap Syahril.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai Hendri Suharto, kepada M24 mengatakan dari 23 rumah tersebut terjadi kerusakan ringan dan berat. Rata-rata rumah yang rusak tipe permanan dan semi permanen. Sejauh ini pihaknya sudah menyiapkan bantuan untuk para korban yakni berupa bantuan material.

“Kerugian semuanya ditotal hampir Rp200 juta. Bantuan secepat mungkin diupayakan,” tutur Hendri. (darmawan)