Dua WN Tiongkok yang diamankan

BELAWAN-M24

Dua orang warga negara (WN) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diamankan dari penangkaran sarang walet di Jalan Teruno Joyo, Desa Cinta Rakyat, Kec Percut Sei Tuan, Deliserdang. Mereka masuk ke Indonesia menggunakan visa atau paspor pelancong. Namun belakangan mereka bekerja di perusahaan walet tersebut.

Keduanya WN RRT itu adalah, Ma Yuebing (25) dan Lin Changgeng (32). Mereka diamankan oleh Kantor Imigrasi Klass II TP Belawan bekerja sama dengan Babinsa dari Koramil 13/PST.
Keduanya adalah, Ma Yuebing (25) dan Lin Changgeng (32). Mereka masuk ke Indonesia menggunakan visa atau paspor pelancong untuk bekerja di perusahaan di tempat mereka diamankan.
Kepala Kantor Imigrasi Klas II TP Belawan, Samuel Toba, Rabu (6/11) mengatakan, kedua WN Tiongkok ini masuk ke Indonesia secara terpisah. Pertama, Ma Yeubeng lebih awal masuk pada (7/10). Kemudian disusul oleh Lin Changgeng pada (27/10).
“Mereka ini masuk menggunakan visa pelancong. Selama berada di Percut Sei Tuan, mereka bekerja di bagian teknik mesin pendingin di perusahaan sarang walet,” jelasnya didampingi Kasiinteldakim, M Rio.
Selama bekerja di perusahaan itu, petugas dari Badan Intelejen Strategis (BAIS) memonitor aktivitas kedua warga asal Tiongkok tersebut. Setelah dipastikan mereka bukan sebagai wisatawan, informasi itu dilaporkan ke Imigrasi Belawan.
“Kita berterima kasih dengan BAIS yang telah membantu kita, warga asal Tiongkok ini kita amankan saat bekerja di perusahaan penangkaran sarang walet,” ungkap Samuel Toba.
Untuk proses penyelidikan, kata Samuel, pihaknya masih mendalami status kedua warga Tiongkok ini. Apabila benar terbukti dengan adanya perjanjian kerja dan bukti penyetoran gaji, maka keduanya akan dideportasi ke negaranya.
“Kita masih lakukan penyelidikan. Kalau nanti memang terbukti, maka pemilik perusahaan yang mempekerjakan mereka dapat diancam pidana. Jadi, kita tunggu proses penyelidikan untuk mengumpulkan bukti-bukti baru,” terangnya. (syamsul)