Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sergai, Drs H Akmal MSi. (wan/metro24.co)

SERGAI, Metro24.co – Dua orang positif virus corona (COVID-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, dinyatakan sembuh, sementara hingga hari ini tak ada lagi penambahan kasus baru positif corona, Senin (29/6/2020). Tapi jangan senang dulu, karena pandemi belum berakhir.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sergai, Akmal Koto menginformasikan, dua positif COVID-19 yang sembuh masing-masing berinisial S (37), warga asal Sei Rampah dan SL (15), warga Kecamatan Perbaungan.

“Korban inisial S sebelumnya dinyatakan positif tanggal 5 Juni lalu dan dirawat di RSAL dr Komang Makes Medan, sedangkan korban kedua inisial SL dinyatakan positif tanggal 6 Juni dan dirujuk di RSUD Deli Serdang. Setelah mendapat penanganan intensif dan menjalani prosedur Polymerase Chain Reaction (PCR) test sebanyak dua kali berturut-turut dalam rentang 14 hari, hasil keduanya negatif,” kata Akmal.

Kesembuhan 2 warga ini melengkapi lonjakan angka bebas Covid-19 setelah sebelumnya 8 warga Sergai lainnya sudah lebih dulu dinyatakan sehat.

“Alhamdullilah, dari total 17 korban positif Covid-19 asal Sergai, sudah 14 orang yang kembali ke kediaman masing-masing. Jadi sekarang tersisa dua warga kita yang masih menjalani perawatan yaitu IS dan HS yang sama-sama berasal dari Kecamatan Perbaungan. Kita berdoa, berharap dan berusaha agar keduanya dalam waktu dekat segera menyusul kesembuhan warga lainnya,” harap Akmal.

Kepala Dinas Kominfo ini kembali mengingatkan jika menjadi korban Covid-19 bukanlah aib. “Penyakit ini dapat disembuhkan dengan penanganan medis yang tepat. Tapi itu harus diawali dengan dukungan dan sinergitas dari masyarakat. Sebaliknya, jika ada masyarakat yang ternyata mengidap Covid-19 tapi memilih diam dan menutup-nutipi kondisinya karena berbagai alasan, maka bisa sangat membahayakan, baik bagi diri sendiri, keluarga bahkan lingkungan dan ini bisa menghasilkan efek buruk berantai yang lebih luas,” jelasnya.

Akmal juga menyebut, lonjakan kesembuhan ini jangan diartikan kalau pandemi sudah usai. “Kita patut bersyukur dengan menurunnya angka korban Covid dan sudah sekitar 2 minggu tidak ada penambahan jumlah korban baru di peta sebaran Corona Sergai. Namun ini bukan berarti pandemi telah tuntas. Justru kejadian ini menjadi motivasi bagi kita untuk tetap menjaga kesadaran dan kewaspadaan. Tetap jalankan protokol kesehatan seperti memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin cuci tangan, hindari kontak fisik dan keramaian, serta jaga kesehatan dengan rutin olahraga dan konsumsi makanan bergizi,” sebutnya.

Sesuai data per tanggal 28 Juni 2020 pukul 19.00 WIB, Akmal kemudian merinci peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sergai. “Jumlah ODP yang masih menjalani masa pantau selama 14 hari sebanyak 7 (tujuh) orang. Sedangkan yang sudah menjalani isolasi atau karantina mandiri lalu dinyatakan sehat sebanyak 785 orang, sedangkan ODP yang meninggal ada 2 orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini 29 orang. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 1 (satu) orang. PDP ini merupakan pasien yang berobat langsung ke Faskes yang ada di Medan. Sedangkan PDP selesai pengawasan sebanyak 33 orang dan meninggal jumlahnya 5 (lima) warga,” pungkas Akmal.(wan/metro24.co)