Pelaku diamankan Polsek Percut.

PERCUT-M24

Selama dua tahun, lelaki ini menjadikan keponakannya sebagai tempat untuk melampiaskan birahi.

Perbuatan cabul terhadap Bunga (15), nama samaran, terungkap ketika Tur (45), ayah korban, mendengar kabar dari tetangga pada awal April kemarin. Kabar itu menyebut melihat putrinya sedang berada digelap-gelapan bersama pelaku Rahmad Hidayat Harahap (35). Rahmad yang tinggal di Jalan HM Sariman, Desa Lau Dendang, itu merupakan suami dari bibi korban.

Tur dan istrinya kemudian memanggil Bunga. Kepada anaknya yang ketiga dari empat bersaudara itu, ia mempertanyakan mengenai kedekatan Bunga dengan pelaku.

Loading...

Saat itulah, Bunga yang baru selesai ujian nasional di salah satu SMP swasta tersebut, mengaku kerap disetubuhi pelaku. Perbuatan itu telah berlangsung selama 2 tahun. Bunga tak berani melawan dan tutup muluk karena dirinya diancam akan dibunuh.

Menurut korban kepada M24, ia pertama kali dicabuli ketika pelaku tinggal di rumahnya. Saat itu dirinya baru keluar dari kamar dan hendak ke kamar mandi.
“Ditariknya saya di ruang tamu. Saat itulah dia menyetubuhi saya. Dia sambil mengancam akan membunuh saya,” kata korban saat ditemui di rumahnya.

Disebutkan korban, pelaku tinggal di kediaman mereka karena istrinya bekerja di Malaysia. Dari situlah, pria yang bertempat tinggal di Titi Sewa, Tembung, akhirnya kerap melampiaskan nafsu bejatnya terhadap dirinya di rumah tersebut.
Korban juga mengaku pelaku pernah mengirimkan foto bugil dari pinggang ke bawah melalui messengger.

Kemudian Tur, mengatakan dirinya pernah mengusir pelaku dari rumahnya. Karena pelaku mendatangi rumahnya, walau saat itu istrinya sedang pergi ke Malaysia. “Tapi itu uda lama kali,” ungkap Tur.

#Pernah Ditangkap Kasus Sabu
Tur juga membeberkan pada 1,5 tahun lalu, pelaku pernah ditangkap personel Polsek Percut Sei Tuan karena kepemilikan sabu. Namun pelaku akhirnya tak mendekam di sel karena membayar Rp16 juta.

“Kejadiannya dekat sini di Dusun 3. Saat itu pelaku sempat akan menelan bungkusan sabu miliknya. Namun istrinya menebusnya. Memang selama ini pelaku selalu menyusahkan istrinya,” tuturnya.

Mengenai penangkapan pelaku mengenai kasus sabu, dibenarkan perangkat Desa Lau Dendang yang saat itu turut mendatangi rumah korban.

“Dulu pernah sempat memasukan sabu ke dalam mulutnya kan? Berarti dia juga orangnya,” pungkas lelaki yang tak ingin disebut namanya.

Menyoal kasus cabul tersebut, Kapolsek Percut, Kompol Subroto kepada M24 mengatakan, pelaku sudah diamankan. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. (irwan)