Dua pelaku curanmor yang ditembak polisi

MEDAN-M24
Dua pencuri kreta (sepeda motor) ditembak petugas Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan.

Kedua tersangka yang diamankan M Iswal alias Bambang (27), warga Jalan Pasar V, Gg Salak 44 dan Hadi Gunawan alias Agun (21), warga Jalan Pasar Baru, Gg Sayang, Medan Tembung.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira, mengatakan pencurian terjadi, Selasa (7/5) sekitar pukul 08.00 WIB, di kos Pak Horas, Jalan HM Joni, Gg Murni, Kel Pasar Merah Timur, Kec Medan Area. Saat itu, korban Yustri Yani (27), warga Dusun IV Tanjung Rejo, Kel Dolok Manampang, Kec Dolok Masihul, memarkirkan kreta Honda Scoopy BK 2746 MAH miliknya di kos tersebut.

“Atas kejadian itu, korban mendatangi Polrestabes Medan dan melaporkan kejadian yang dialaminya,” ujarnya.

Loading...

Dijelaskannya, Tim Unit Pidum dan Timsus Polrestabes Medan begitu menerima laporan langsung turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan.

“Dalam penyelidikan, polisi mengidentifikasi kedua pelaku dan sedang nongkrong di depan salah satu warnet di kawasan Pasar V Tembung,” terangnya.

Lebih lanjut sambung Putu, tersangka M Iswal berperan joki dan memantau lokasi. Sedangkan tersangka Hadi berperan sebagai eksekutor.

“Kedua tersangka mengaku menjual sepeda motor tersebut seharga Rp2 juta dengan tersangka Kojek (DP0). Namun, ketika hendak kita kembangkan, kedua tersangka melakukan perlawanan dan mencoba kabur. Alhasil, kita terpaksa menembak kaki kedua tersangka,” ungkapnya.

Ditambahkan Putu, pihaknya menyita barang bukti 2 topi warna hitam, 1 buah jam tangan, gelang, kunci letter T dan uang kontan Rp200 ribu yang diduga hasil kejahatan.

“Diketahui, tersangka Hadi merupakan residivis kasus serupa tahun 2016 dan tahun 2017 di Polsek Percut Sei Tuan. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHPIdana, dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara,” tandasnya. (ardi)