Tersangka dan barang bukti saat konpers di PMJ. (foto: ali/metro24.co)

JAKARTA, Metro24.co – Dua dari lima pelaku perampokan di Taman Sari tewas ditembak mati petugas. Polisi memburu komplotan yang terkenal dengan sebutan AKAP ini usai viral saat merampok Indomaret, Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat.

Pelarian para kawanan perampok tersebut akhirnya terhenti saat petugas gabungan dari Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Unit Reskrim Polsek Metro Taman Sari langsung bergerak cepat untuk mengejar para pelaku,

Alhasil 5 pelaku perampokan berhasil diringkus, bahkan 2 di antaranya terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan. Nyawa keduanya tak bisa diselamatkan saat dibawa ke rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat live streaming melalui akun Instagram @polres_jakbar menjelaskan, memang selama pandemi wabah virus covid 19 ada sedikit peningkatan beberapa jenis kejahatan salah satunya adalah curat, di mana Kapolda Metro Jaya dalam hal ini telah membentuk Satgas Penanggulangan 3 C plus premanisme.

“Kita sama sama mengetahui baik di media televisi maupun media sosial yang sempat viral adanya kasus perampokan di sebuah minimarket, para pelaku dalam aksinya menggunakan senjata api maupun senjata tajam dan tak segan segan melukai korbannya,” katanya.

“Kawanan perampok ini menamai kelompoknya dengan kelompok AKAP (antar kota antar provinsi). Para pelaku sudah melakukan aksinya di empat TKP,” tambah Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (5/6/2020).

Dari keempat TKP, kawanan perampok ini pertama melakukan aksinya di toko Indomaret Taman Sari Jakarta Barat sekitar tanggal 26 Mei 2020. Untuk TKP kedua sekitar tanggal 20 Mei 2020, pelaku melancarkan aksinya di toko Indomaret kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

“Lalu TKP ketiga sekira tanggal 25 Mei 2020 di Indomaret Rich Palace, Kembangan, Jakarta Barat dan TKP terakhir di Alfamart, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada 2 Juni 2020,” imbuhnya.

Kawanan perampok ini berjumlah 6 orang, 5 pelaku berhasil diamankan di antaranya berinisial Sh alias Sl (31) luka tembak pada kaki sebelah kanan; Zd alias FH (25), luka tembak pada kaki sebelah kanan; Ah alias Ab (25), Rh alias HP (23), dan M alias S (21).

“Dua pelaku yang meninggal dunia tertembus timah panas petugas saat hendak dilakukan penangkapan adalah Rh alias HP (23), yang bertugas selalu kapten dalam aksi perampokan. Sedangkan M alias S (21) yang membawa senjata api dan sebagai penunjuk jalan serta 1 orang DPO kita masih melakukan proses pengejaran,” ujarnya

Sementara Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan, “Kami dari jajaran Polres Metro Jakarta Barat bahwa sesuai dengan penekanan Kapolri selama pandemi wabah virus covid-19 kami sama sekali tidak menurunkan kualitas pelayanan masyarakat, baik penegakan hukum maupun kegiatan sosial kemanusiaan,” ucapnya.

“Saya selalu Kapolres Metro Jakarta Barat mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang selama ini sudah membantu dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan dan tidak terlalu lama berkat doa dan dukungan masyarakat kasus tersebut berhasil diungkap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi, menerangkan kasus perampokan ini berhasil diungkap berkat kerja keras tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat di bawah pimpinan Kanit Krimum, Iptu Dimitri Mahendra dan Unit Reskrim Polsek Metro Taman Sari di bawah pimpinan Kanit Reskrim, Kompol Dicky Fertofan.

Di mana modus para pelaku merupakan spesialis dalam aksinya para pelaku menggunakan senjata api dan senjata tajam. “Sebelum melakukan aksinya para pelaku mencari target lokasi yang ditentukan dengan cara masuk ke minimarket lalu berpura-pura sebagai pembeli,” ujar Kompol Teuku Arsya.

Para pelaku dalam aksinya selalu menggunakan jaket yang sama dengan logo khusus Band Punk, Bring Me Tones Horizon. “Kami juga ke depannya agar kejadian ini tidak terulang kembali, kami akan melakukan kordinasi dengan pihak minimarket untuk meningkatkan penjagaan mandiri,” sebutnya.

Seperti yang diketahui aksi perampokan sebuah minimarket di Taman Sari Jakarta Barat viral di media sosial, terlihat seorang wanita penjaga minimarket ditodong oleh perampok. Pelaku menodong penjaga minimarket dan meminta diarahkan ke brankas toko. Para pelaku berhasil merampok uang senilai Rp18 juta dan berhasil melarikan diri.

Aksi perampokan itu diketahui terjadi pada pagi hari saat minimarket itu baru saja buka. Ada tiga orang pelaku yang melakukan aksi perampokan minimarket itu dengan membawa kendaraan satu unit mobil. (ali/metro24.co)