Kedua tersangka.

MEDAN-M24

Komplotan perampok truk dengan modus mengaku sebagai polisi dibekuk Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut. Dua dari lima pelaku dibekuk.

Komplotan ini merampok truk di Jalan Lintas Sipolha Horisan, Pematang Sidamanik, Kab Simalungun pada Minggu (25/8).

Kedua tersangka yakni Zurifansyah Ginting (36), warga Jalan Kutacane, Gg Purba, Kel Lau Cimba, Kec Kabanjahe, Karo dan Perdamenta Ginting (30), warga Kompleks Merga Silima, Jalan Jamin Ginting, Desa Ketaren, Kec Kabanjahe, Kab Tanah Karo.

Loading...

“Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka bersama tiga pelaku lainnya selalu mengaku sebagai anggota kepolisian. Sekarang kita sedang mengejar tiga pelaku lagi,” tegas Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian melalui Kasubdit III/Jatanras, AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit 1 Rampok Sandera, Kompol Burju Siahaan, Kamis (17/10).

Dijelaskan Maringan, dalam menjalankan aksinya, tersangka bersama pelaku lainnya menaiki mobil dan menyalip truk korban. Untuk memuluskan aksinya, di antara tersangka mengaku sebagai anggota kepolisian.

“Setelah dipaksa turun dan diikat serta matanya dilakban, korban kemudian dibuang di simpang pintu Tol Binjai,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Tanjung Balai tersebut.

Korban atas Herman Antony/CV Sukses Kencana Express melaporkan peristiwa yang dialaminya dengan Laporan Polisi Nomor: LP/1279/IX/2019/SUMUT/SPKT I, tanggal 26 Agustus 2019. Korban mengaku kehilangan truk colt diesel nomor polisi BK 9626 DD.

Tersangka Zurifansyah Ginting ditangkap di sekitar Terminal Pinang Baris, Medan pada Selasa (15/10). Sedangkan Pardamenta Ginting di Penginapan Bungalow Bukit Indah Bandar Baru, Kec Sibolangit, Kab Deli Serdang.

Dijelaskan Maringan, perampokan itu diawali Sabtu (24/8) sekira pukul 08.00 WIB. Pardamenta Ginting diajak kerja R Ginting yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) merampok dan menyuruhnya menyiapkan orang lainnya untuk melakukan aksi perampokan.
Setelah mereka berkumpul dan merental mobil Xenia, pada Minggu (25/8) siang, mereka berpapasan dengan truk korban di simpang Tiga Sidamanik, Simalungun. Mereka balik arah dan menghadang truk korban.

“Pelaku R Ginting (DPO) turun dan menodongkan pistol ke sopir, dan menyuruhnya turun. Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” pungkas Maringan.

Dari penangkapan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti tiga unit handphone (HP) berbagai merek, satu lembar kwitansi pembelian HP Redmi 5A, tiga potong lakban coklat dua potong tali orange, satu Daihatsu Xenia hitam BK 1846 SQ yang digunakan untuk beraksi, satu truk Colt Diesel BK 9626 DD.

“Tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas),” tandasnya. (ahmad)