Suasana sidang di PN Tebingtinggi.

PN TEBINGTINGGI-M24

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi menjatuhkan vonis 6 dan 7 bulan penjara kepada 11 anggota Front Pembela Islam (FPI) Tebingtinggi. Ke 11 anggota FPI itu dinyatakan bersalah lantaran memantik kerusuhan pada Harla NU ke 93 yang digelar di Lapangan Merdeka, Kota Tebingtinggi, Rabu 27 Februari 2019.

Dalam sidang putusan tersebut, kesebelas terdakwa bersidang dengan dipimpin 2 majelis hakim. Sebanyak 6 terdakwa dipimpin Darma Setiawan SH CN selaku hakim ketua. Sidang kedua dengan 5 orang terdakwa dipimpin majelis hakim Wira Indra Banga SH.

Pada putusan tersebut, 3 dari 11 anggota FPI yang menjadi terdakwa masing-masing divonis 7 bulan yang sebelumnya Jaksa Penunut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Tebingtinggi telah menuntut ketiganya masing-masing 3 tahun penjara. Sedangkan untuk 8 orang terdakwa lainnya masing-masing divonis 6 bulan penjara, sementara JPU sebelumnya telah menuntutnya masing-masing 2,6 tahun penjara.

Loading...

Dalam perkara ini, para terdakwa diganjar Pasal 175 jo 55 KUHPidana. Sementara pada pada tuntutan JPU, para terdakwa diganjar melanggar pasal 160 Jo Pasal 55 KUHP.

Terkait putusan tersebut Majelis Hakim memberikan kesempatan pada JPU untuk pikir-pikir apakah jaksa banding atau tidak. (agus)