Angkot menabrak pohon

KARO-M24

Kecelakaan yang melibatkan satu angkutan kota (angkot) dan tiga kreta (sepeda motor) terjadi di tikungan kawasan Kampung Tempel, Kec Berastagi, Karo, Selasa (21/5).

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun ini antara lain angkot Sibayak warna putih BK 1025 SE, kreta Suzuki F1 warna hitam BK 6627 SE, Honda Beat warna putih les biru BK 4941 AIC dan Pulsar warna hitam BK 3008 AMB.

Saat itu angkot dengan nomor pintu 338 yang dikemudian Medi (42), warga Desa Barus Julu, Kec Barus Julu, Kab Karo, melaju dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian tepatnya di Jalan Jamin Ginting Km 61-62, kondisi jalan menikung dan menurun. L alu dari arah berlawanan datang Suzuki Satria F1 yang dikendarai Alfan Ertama Milala (19), mahasiswa yang berdomisili di Gg Serasi, Kec Berastagi, Kab Karo. Alfan hendak mendahului satu unit mobil KT (Karya Transport) yang tidak diketahui nomornya.

Loading...

Kreta masuk ke jalur kanan dan menabrak bagian depan sebelah kanan angkot Sibayak. Tabrakan itu membuat angkot Sibayak oleng ke kanan. Dari arah depan datang Pulsar yang dikendarai oleh Ricky Irwansyah (24), warga Simpang Teknol Peceren Berastagi, Kab Karo yang berboncengan dengan Siti Aisyah (23) warga Simpang Teknol Peceren Berastagi. Pedal belakang kanan kretanya mengenai bagian depan angkot. Akibatnya mereka mengalami luka di kelingking kaki kanan.

Dalam waktu sama, datang Honda Beat yang dikendarai Heri Yanto (43), warga Jalan Gatot Subroto, Medan Petisah, dan menabrak bagian depan kiri angkot. Sehingga Honda Beat jatuh ke beram. Angkot Sibayak selanjutnya menabrak pohon pinus yang berada di beram jalan.
Sehingga mobil terbalik ke kiri dan menimpa Honda Beat tersebut. Akibatnya korban mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Amanda untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas dari Unit Lantas Polsekta Berastagi yang tiba di lokasi, mengamankan keempat kendaraan tersebut. Sedangkan sopir angkot Sibayak menyerahkan diri ke Unit Lantas Polsekta Berastagi.

Kapos Lantas Berastagi, Ipda Poltak Hutahaean, mengatakan para korban luka berat dan luka ringan tersebut telah di bawa ke rumah sakit. (herlin)